Taat Pribadi Rekrut Gelandangan

FL/N-2
08/11/2016 00:21
Taat Pribadi Rekrut Gelandangan
(ANTARA/Umarul Faruq)

POLDA Jawa Timur memeriksa tujuh mahaguru yang menjadi kaki tangan sindikat penipuan yang diotaki Kanjeng Dimas Taat Pribadi, kemarin.

Mereka diperiksa di Surabaya setelah diterbangkan dari Jakarta.

"Dalam struktur jabatan Pedepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi para mahaguru itu juga dipanggil abah. Mereka direkrut Maranathan atau Vijay dengan tujuan mengelabui para korban," papar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Prabowo Argo Yuwono.

Tragisnya, ketujuh mahaguru itu ternyata gelandangan dan orang yang tidak memiliki pekerjaan.

Mereka tinggal di rumah petak yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

Ketujuh mahaguru itu selalu mendampingi Taat Pribadi bila sedang melakukan kegiatan di pedepokan yang berada di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, atau di luar daerah, untuk meyakinkan korban.

"Tugas mereka keliling Indonesia. Mereka selalu di-hadirkan bila sedang melakukan kegiatan. Tujuannya lebih meyakin-kan para korban," tambah Prabowo.

Dalam kasus itu, penyidik telah menetapkan Maranathan sebagai tersangka dan ia ditahan di Polda Jatim.

Ia diduga menipu para korban dengan modus menggelar seminar rekayasa dan memasukkan tujuh mahaguru untuk memperlancar aksi penipuan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya