Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM gabungan pencarian korban tenggelamnya kapal pengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) di perairan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, kembali menemukan empat jenazah, kemarin.
Dengan demikian, korban meninggal dunia bertambah menjadi 22 orang.
Sebanyak 39 orang yang selamat kini dalam perawatan di RS Bhayangkara.
Beberapa korban tewas yang dapat diidentifikasi tim DVI Polda Kepri, antara lain Agus Suprianto, 32, Mustar, 39, dan Suparlan, 45, ketiganya warga Lombok Timur; Darkasih, 22, dari Aceh Tengah; serta Zae-nab, 49, dan Makhrun, 49, keduanya dari Lombok Tengah.
Juga ada korban tewas bernama Sarah, 30, asal Jawa, bersama kedua buah hatinya, Nazwa, 4, dan bayi 6 bulan. Korban dari Jawa Timur diketahui bernama Heri, 28, (Blitar) Ian, 32, (Blitar), Arifin, 20, (Kediri), dan Yahudi, 25, (Kediri).
"Saat ini tersisa 32 penumpang speedboat nahas itu yang belum ditemukan. Kami terus melakukan pencarian. Aparat gabungan juga bahu-membahu dalam mencari korban, mudah-mudahan semuanya dapat ditemukan," sebut Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian.
Satu jenazah telah diserahkan Polda Kepri kepada keluarga atas nama Desiana, 44, asal Kompleks Bida Kabul, Kavling Baru, Keluarahan Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam.
Adik korban, Saprizal, berhasil mengenali jenazah kakak kandungnya itu yang memang bekerja sebagai TKI di Malaysia.
Menurut dia, kakaknya memiliki suami di negeri jiran itu sehingga ia sering bolak-balik Batam-Malaysia melalui jalur ilegal karena tidak mengantongi dokumen sah.
Tak ada manifes
Kepala Balai Pelayanan, Penempatan, dan Perlindung-an Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Mataram Mucharrom menyebutkan informasi yang diperoleh dari Tanjung Pinang, Provinsi Kepri, jumlah penumpang kapal tenggelam sebanyak 101 orang dari sebelumnya dikabarkan sebanyak 96 orang.
"Data sudah kami perbaiki. Kami terus berkoordinasi dengan BP3TKI Tanjung Pinang untuk memantau perkembangan," katanya.
Kementerian Perhubungan menyatakan para korban diketahui merupakan TKI ilegal.
Hingga saat ini jumlah penumpang TKI yang diangkut kapal kayu tersebut belum jelas mengingat tidak adanya data manifes penumpang.
"Kapal kayu tersebut tidak terdaftar di Pelabuhan Batam," kata Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono.
Untuk membantu pencarian korban, pihaknya mengerahkan bantuan tiga kapal patroli.
Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi menyatakan siap membantu pemulangan warganya.
Menurut dia, kasus itu terjadi di luar layanan terpadu satu pintu (LTSP) resmi.
Sementara itu, tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari empat anak buah KM Dewaruci Perkasa yang tenggelam di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) Gresik, Jawa Timur, kemarin.
Jenazah itu atas nama Andre Ary Laksamana Saragih, 22, mahasiswa dari Cirebon yang sedang menjalani program latihan kerja di kapal tersebut.
Di tempat terpisah, ratusan penumpang kapal Mila Utama milik PT Timur Mila Utama terkatung-katung di atas kapal di perairan Surabaya, Jatim, selama sekitar 30 jam setelah kapal tersebut lepas dari dermaga Pelabuhan Tanjung Perak.
(Ant/MTVN/Ths/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved