Penanggulangan Banjir di Bandung Raya Mesti Terintegrasi

Eriez M Rizal
02/11/2016 17:52
Penanggulangan Banjir di Bandung Raya Mesti Terintegrasi
(ANTARA FOTO/HO/Agus Bebeng)

UNTUK menanggulangi bencana banjir yang tengah melanda kawasan Bandung Raya, Pemprov Jabar mulai merancang Rencana Aksi Multipihak Implementasi Pekerjaan (RAM-IP). Rencana aksi itu meliputi rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang dengan melibatkan dinas, instansi, serta lembaga terkait.

"RAM IP melibatkan pemerintah pusat, BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), dan Cipta Karya, kemudian provinsi, dan kabupaten/kota, di antaranya pemetaan lokasi banjir yang sekarang ini terus menerus terjadi di kawasan Bandung Raya, meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat," jelas Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, kemarin.

Menurutnya, penyelesaian banjir di cekungan Bandung, atau di Bandung Raya perlu dilakukan secara menyeluruh dan multipihak, dengan fokus kepada titik-titik di lokasi mana saja yang perlu diatasi lebih cepat. Selain lokasi, juga waktu pengerjaan sarana penanggulangan banjir yang harus jelas, supaya penganggarannya tepat.

"Saya pikir secara parsial tidak tertutup kemungkinan akan terjadi bencana susulan. Tapi, yang sekarang dikerjakan sifatnya menyeluruh, terintegerasi, komperhensif, termasuk bagaimana pengendalian kawasan Bandung Utara (KBU), kawasan Bandung Barat (KBB), yang sebagian besar di KBU," ujar Deddy.

Deddy berharap pada 10 November RAM-IP antara pusat, provinsi, dan daerah, sudah berjalan. "Tentunya ke depan banjir di kawasan Bandung Raya bisa ditanggulangi dengan terencana," pinta Wagub. (EM)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya