Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN mahasiswa IAIN Raden Intan Lampung menggelar aksi di depan Kantor Kejati Lampung, Selasa (1/11). Mahasiswa meminta Kejati Lampung memeriksa Rektor IAIN Raden Intan Lampung, Moh Mukri, atas indikasi pungutan liar berkedok infak masjid di kampus tersebut.
Koordinator aksi Imam Fathoni mengatakan pungli infak masjid sudah dilakukan sejak 2013 hingga kini. Setiap mahasiswa baru dan calon wisudawan diwajibkan membayar infak dengan nominal Rp500 ribu. Bahkan tahun ini nominalnya bervariasi dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta.
"Infak kan seharusnya sukarela, kalau ditentukan nominalnya dan dipaksakan, ini memberatkan mahasiswa," kata Imam.
Menurutnya pengelolaan keuangan pembangunan Masjid Safinatul Ulum juga tidak transparan. Tidak ada informasi resmi yang dikeluarkan baik dari panitia pembangunan masjid maupun rektorat.
"Dari informasi yang kami peroleh, banyak pihak turut memeberikan bantuan dana, di antaranya Bank Indonesia sebesar Rp3,9 miliar, BRI sebesar Rp600 juta, Pemprov Lampung Rp1 miliar," kata dia.
Di sisi lain, Imam menambahkan, pungli juga terjadi saat proses tes urine sebagai syarat penerimaan mahasiswa baru. Sekitar 4.500 mahasiswa baru yang melakukan tes urine dikenakan biaya Rp50 ribu.
Imam pun meminta kejati segera mengambil sikap atas kebijakan yang diberlukan oleh Rektor IAIN Lampung. "Kami siap menjadi mitra pemberantasan pungli di lingkungan kampus, kami akan kumpulkan bukti yang diminta Kejati dan akan kembali melapor Kamis (3/10)," katanya.
Kasi Penkum Kejati Lampung Yadi Rachmat yang menerima perwakilan mahasiswa mengatakan pihaknya siap memeriksa Rektor IAIN jika laporan yang disampaikan telah lengkap. "Kami akan pelajari terlebih dahulu laporannya, dan disampaikan kepada pimpinan kami," tandasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved