Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sragen sulit menolak permohonan tambahan lahan untuk kepentingan proyek tol Solo-Kertosono (Soker), meski konsekuensinya lahan lestari untuk pertanian menjadi semakin susut.
Awal ketika tol Soker dikerjakan, sudah 250 hektare sawah lestari hilang, dan kini ada lagi permohonan dari pemerintah pusat untuk meminta 35 titik lahan sekitar jalur tol. Lahan itu untuk tambahan sayap bagi askes jalan masuk dan keluar atau interchange berikut area tambahan lain.
"Surat permohonan dari pusat untuk 35 titik lahan tambahan untuk tol Soker itu sudah masuk. Namun sejauh ini belum diketahui luasan lahan yang dibutuhkan dari 35 titik," ungkap Kepala Bappeda Sragen Simon Nugroho Sri Yudianto di kantornya, Selasa (1/11).
Menurut dia, Pemkab Sragen dalam situasi yang sulit untuk menolak karena keberadaan pembangunan jalan trans Jawa ini merupakan kepentingan nasional. Pihaknya tidak dalam opsi menolak, dan akan menindaklanjuti koordinasi dengan PT Solo Ngawi Jaya selaku pelaksana proyek tol Soker.
Yang jelas, sebelum ada permohonan penambahan 35 titik lahan saja produksi pertanian Sragen sudah terpangkas sekitar 4.000 ton/tahun dari luasan 250 hektar sawah yang terkena proyek tol Soker. Nantinya akan semakin besar kehilangan potensi panen di wilayah lahan lestari di Kabupaten Sragen.
Sebelumnya, pada pertengahan Oktober lalu, Presiden Jokowi ketika meninjau progres pembangunan tol Soker di titik Karanganyar-Sragen menyakini ruas tol Solo-Ngawi bisa dituntaskan pada Oktober 2017. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved