Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Air, obat, makanan, dan selimut merupakan bantuan yang paling dibutuhkan korban banjir bandang di Gorontalo.
HINGGA hari keempat, lima kecamatan di Kabupaten Gorontalo masih terendam banjir bandang karena kembali meluapnya sejumlah sungai akibat hujan yang terus turun. Banjir bandang menyebabkan 2.000 kepala keluarga dievakuasi.
Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo Doni Lahatie menjelaskan lima kecamatan yang masih terendam banjir itu ialah Bilato, Limboto Barat, Telaga Jaya, Asparaga, dan Boliyohuto.
"Lokasi banjir paling parah saat ini berada di Kecamatan Bilato. Ketinggian air masih mencapai 2 meter di lokasi tersebut," jelas Doni, kemarin.
Intensitas hujan sedang dan meluapnya Sungai Paguyaman menyebabkan air masih menggenangi Bilato. Meningkatnya debit air sungai pun memicu banjir susulan di Limboto dan Limboto Barat, kemarin dini hari.
Menurut Doni, saat ini air bersih menjadi kendala karena lumpuhnya jaringan PDAM akibat kerusakan pipa distribusi air bersih, seperti di Desa Polohungo, Kecamatan Limboto.
"Kami mengharapkan kepada pemerintah agar mengirimkan bantuan obat dan air bersih untuk minum karena sumber air di sini sudah terganggu oleh banjir," ujar Marwan Taliki, warga Bilato.
Bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Montong, Tuban, Jatim, dipastikan tidak merusak lingkungan dan permukiman warga. Banjir yang dipicu hujan deras yang berlangsung selama tiga jam pada itu Kamis (27/10) siang surut dengan cepat.
Camat Montong, Agus Wijaya, mengungkapkan beberapa kawasan di sekitar Kedung Kapuk, Jetis, Sawahgoro, dan Kalibokong ikut terkena dampak luapan banjir. Genangan air sedalam 50 sentimeter melanda sejumlah permukiman dan merendam lahan pertanian. Dari Jawa Barat, satu unit kendaraan minibus di garasi rumah warga terbawa longsoran tebing dan menimpa sebuah rumah di Kampung Ubung, Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, kemarin.
Janji relokasi
Di Kabupaten Garut, 178 KK korban pergerakan tanah di Kampung Lengkob, Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, sudah delapan bulan bertahan di tenda pengungsian dan menunggu janji relokasi dari pemda setempat.
"Pemerintah telah membangun delapan rumah berukuran 4 x 10 meter dan ditambah fasilitas lainnya seperti dapur umum, WC, sarana ibadah dan sarana kesehatan. Namun, pengungsi memang sudah jenuh," kata Camat Cisompet Eli Suhaeri.
BPBD Cilacap, Jateng, meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperbaiki tanggul karung darurat pencegah tanah longsor agar menjadi permanen di Desa Ciporos, Kecamatan Karangpucung.
Sementara itu, banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jabar, diyakini terjadi akibat penyempitan dan sedimentasi. Dibutuhkan normalisasi Sungai Cipalabuhan dan Cigansa untuk mencegah banjir. (Ant/AD/LD/BB/PO/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved