12 Jembatan Timbang Ditukar dengan 16 Terminal Tipe B

28/10/2016 08:30
12 Jembatan Timbang Ditukar dengan 16 Terminal Tipe B
(Dok.MI)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan tidak mempersoalkan pengambilalihan jembatan timbang yang dilakukan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Apalagi, 12 jembatan timbang yang akan diambil itu akan digantikan dengan 16 terminal bus antarkota dan antarprovinsi (AKAP) tipe B.

Dengan demikian, pemasukan asli daerah (PAD) Sulsel diperkirakan tidak terpengaruh.

"Terkait dengan PAD, pasti nantinya tertutupi oleh terminal yang ikut beralih. Jembatan timbang di Sulsel ada 12, sedangkan terminal tipe B ada 16, jadi kemungkinan besarnya saling menutupi," ujar Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas

Perhubungan dan Infokom Sulsel, Fahlevi, di Makassar, Sulsel, kemarin.

Hanya, Fahlevi enggan mengungkapkan besaran PAD dari jembatan timbang ataupun potensi yang diraih daerah dari pengelolaan terminal tipe B.

Yang pasti, menurut dia, pengambilalihan pengelolaan jembatan timbang sudah diatur dalam peraturan perundangan.

"Ini kan sudah diatur UU. Berdasar regulasi yang diterima, per 1 Oktober, tapi ada masa transisi. Jadi, paling lambat 2 Januari 2017, jembatan timbang sudah betul-betul dikelola kementerian," urai Levi.

Secara terpisah, selain pemprov, DPRD Jawa Timur keberatan dengan rencana pengambilalihan jembatan timbang.

Bahkan, Komisi D DPRD Jatim telah menyurati Kemenhub untuk meninjau ulang rencana itu.

"Selama ini tidak ada masalah dengan pengelolaan jembatan timbang, kenapa harus diambil alih," kata anggota Komisi D DPRD Jatim Achmad Heri.

Dia menyadari pengambilalihan itu sudah diatur UU.

Hanya, lanjut dia, jembatan timbang di Jatim sudah dibangun secara terkomputerisasi.

Sekretaris Daerah Pemprov Sumatra Utara Hasban Ritonga mengakui pengambilalihan jembatan timbang berpotensi mengurangi PAD sebesar Rp25 miliar per tahun.

"Tapi ini kan sudah perintah UU. Makanya untuk proses pengalihannya pun saat ini kami percepat," ujar dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pengambilalihan jembatan timbang tidak berpengaruh pada PAD.

"Jembatan timbang tidak ada kaitannya dengan PAD. Tidak ada pendapatan yang turun. Pemikiran soal pendapatan dari jembatan timbang itu pemikiran yang salah," ujar Ganjar. (FL/LN/PS/TS/N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya