Kandidat Petahana Pilkada Jepara Terlambat Ikuti Pengundian

MI
26/10/2016 06:46
Kandidat Petahana Pilkada Jepara Terlambat Ikuti Pengundian
(Pasangan Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi (kanan) berfoto bersama dengan pasangan dan Cawabup Subroto-Nur Yahman---ANTARA/Yusuf Nugroho)

PASANGAN calon Bupati Jepara Subroto-Nur Yahman memperoleh nomor urut 1 dalam pengundian nomor urut peserta Pilkada Kabupaten Jepara 2017. Pengundian dilakukan KPUD Jepara di Rumah Makan Maribu, Jepara, Jawa Tengah, kemarin (Senin, 25/10), sekitar Pukul 10.30 WIB atau molor 1,5 jam dari jadwal semula.

Saat ditemui seusai acara pengundian, Subroto meminta masyarakat ikut serta mengawasi jalannya roda pemerintahan jika pihaknya berhasil terpilih menjadi Bupati Jepara-Wakil Bupati Jepara 2017 -2022. "Masyarakat harus ikut serta mengawasi jalannya pemerintahan," kata dia.

Pilkada Jepara diikuti dua pasangan calon. Selain Subroto-Nur Yaman, ajang kontestasi ini diikuti pasangan calon Ahmad Marzuqi-Dian Kristiandi. "Nomor 2 ialah tanda victory, kemenangan. Semoga kita akan dapat kemenangan," ujar Marzuqi.

Molornya pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka terjadi karena Kubu Ahmad Marzuqi yang juga kandidat petahana sekaligus calon dari PDIP itu terlambat datang tanpa alasan jelas. Hal itu mendapat kritik dari sejumlah orang yang sudah lama menanti.

"Meskipun terlambat datang, pasangan calon dan pendukung berseragam merah tetap tanpa dosa memasuki ruangan," cemooh seorang penonton di halaman depan.

Dari Batang, Jawa Tengah, pengundian nomor urut pasangan calon dilakukan di Gedung Korpri. Pasangan Wihaji-Suyono mendapatkan nomor urut satu disusul Lafran Panca Putranto-Nurhaji Slamet Urip, AS Burhan-Acara Ariani (3), dan pasangan Achmad Faizin-Erna Yuniwati (4).

Seusai acara pengundian dan pengambilan nomor urut, pasangan AS Burhan-Acara Ariana yang diusung Partai NasDem optimistis bisa memenangi Pilkada Batang. "Kami optimistis karena seluruh elemen memberi dukungan," ujar Burhan.

Ia mengatakan nomor urut 3 baginya merupakan angka keberuntungan karena memudahkan pemilihnya untuk mengingat. "Ini nomor yang bagus," tegas dia.

Dari Aceh, pasangan Tarmizi A Karim-T Machsalmina Ali mendapat nomor urut satu.Pasangan Zakaria Saman-T Alaidinsyah mendapat nomor urut dua dan nomor urut tiga pasangan Abdullah Puteh-Sayed Mustafa Usab.

Pasangan dengan nomor urut empat ialah Zaini Abdullah-Nasaruddin, pasangan nomor urut lima Muzakir Manaf-TA Khalid, pasangan nomor urut enam Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah. "Secara resmi mereka menjadi peserta sah," kata Ketua Panwaslih Aceh Samsul Bahri. (AS/FD/JI/AD/RF/DY/RS/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya