Sulsel Siaga Darurat Banjir

Lina Herlina
24/10/2016 13:07
Sulsel Siaga Darurat Banjir
(ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

TIGA kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mulai terendam banjir dan satu kabupaten longsor dalam tiga hari terakhir.

Salah satu yang paling parah di Kota Palopo karena berdampak pada 1.000 kepala keluarga di lima kelurahan, yaitu Jaya, Salu Batang, Maccani, Petojangan, dan Salubattang, Kecamatan Telluwanua.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo, Hasan, Senin (24/10) menjelaskan, saat ini banjir yang tadinya naik hingga 70 cm sudah mulai surut. "Saat ini, tinggal Kelurahan Salu Batang yang masih tergenang. Tapi warga sudah kembali semua ke rumahnya," jelasnya.

Banjir yang terjadi selama tiga hari itu juga merendam 1.000 rumah, areal persawahan rakyat 70 hektare, 150 hektare tambak rumput laut, dan tambak bandeng milik warga. Kerugian ditaksir hingga Rp1,5 miliar.

"Meski air mulai surut, BPBD Kota Palopo telah mendirikan satu Unit Posko Induk dan tiga Posko Pantau," seru Hasan.

Wali Kota Palopo Judas Amir juga telah menetapkan status siaga darurat banjir di wialayahnya hingga batas waktu yang belum ditentukan, lantaran musim hujan masih akan terus terjadi.

"Meski demikian, dari 8 kecamatan yang ada di Palopo, memang hanya Kecamatan Telluwanua memang yang rawan banjir. Daerah lain biasanya hanya rob saja," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Selatan, Syamsibar membenarkan saat ini Sulsel sudah siaga darurat bencana banjir. "Kita sudah siapkan memang, semua tim juga sudah siaga dengan membentuk satgas siaga bencan," lanjutnya.

Saat ini, berdasarkan data BPBD Sulsel, daerah yang mengalami bencana di Sulsel, adalah Palopo, Wajo dan Luwu yang mengalami banjir, dan Enrekang mengalami longsor . "Kami sudah koordinasi semua dengan daerah. Tapi laporan kerugian dan dampaknya belum ada laporan resminya," pungkas Syamsibar. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya