Difabel Minta Hak Mereka di Pilkada Dipenuhi

Lina Herlina
19/10/2016 13:53
Difabel Minta Hak Mereka di Pilkada Dipenuhi
(MI/Bary Fathahilah)

PERGERAKAN Difabel Indonesia untuk Kesetaraan Sulawesi Selatan (Perdik Sulsel) menemui Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Takalar. Mereka meminta hak-hak difabel di Pilkada Takalar pada Februari 2017 mendatang bisa diakomodasi.

Direktur Perdik Sulsel, Abd Rahman mengaku pihaknya siap membantu KPUD Takalar terhadap partisipasi pemilih difabel di Pilkada Takalar. Menurutnya, data lengkap terkait jenis disabilitas dan kebutuhan difabel setiap tahapan pilkada harus tersedia.

Hal lain yang perlu disiapkan KPUD untuk menunjang partisipasi pemilih difabel ialah menyiapkan desain-desain yang akses seperti saat sosialisasi pilkada, kampanye kandidat, pecoblosan dan penghitungan suara.

"Ketersediaan data pemilih disabilitas adalah hal paling penting dalam upaya memenuhi kebutuhan difabel,” kata Abd Rahman.

Ia menyarankan agar desain-desain yang disiapkan KPUD Takalar dikoordinasikan dengan organisasi di Makassar yang telah berpengalaman dalam membuat template. Bila perlu dapat diuji coba dulu oleh difabel netra, agar tidak ada kekeliruan dalam desain yang telah dicetak.

"Jangan sampai kejadian berulang seperti di Makassar, terjadi kesalahan desain alat bantu coblos, dengan terbaliknya nomor urut kandidat. KPPS juga perlu dibekali pemahaman terkait pemilih difabel."

Ketua KUPD Takalar Jussalim Sammak mengatakan keberpihakan kepada pemilih difabel merupakan salah satu perhatian utama KPUD. "Kami benar-benar akan menyiapkan data pemilih disabilitas yang lebih baik."

Jussalim pun telah meminta tim pendata agar betul-betul memperhatikan jenis dan kebutuhannya. Dari hasil data itu, KPUD akan memastikan di tingkat KPPS akan berdiri TPS-TPS yang berakses bagi pemilih disabilitas. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya