Pengangkut Air Heli Pemadam Karhutla Jatuh

Rudi Kurniawansyah
07/10/2016 15:23
Pengangkut Air Heli Pemadam Karhutla Jatuh
(ANTARA)

SLING Bambi Bucket atau pengangkut air berkapasitas 4 ton yang dipasang di helikopter Sikorsky milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh saat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau di Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, sekitar pukul 10.07 WIB, Jumat (7/10).

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Dua pilot berkebangsaan asing, Selandia Baru dan Kanada, yakni Berry Kennedy dan Justin Arnold yang membawa helikopter Sikorsky terpaksa melepas sling bambi bucket demi keselamatan mengingat kondisi angin yang tidak memungkinkan di lokasi kejadian.

Kepala Satgas Udara yang juga Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama (Marsma) Henri Alfiandi mengatakan insiden bermula setelah Sikorsky melaksanakan water bombing (WB) ke 50 kali dan akan melaksanakan WB ke 51 kali, pilot mengambil keputusan untuk melepas Bumbi Bucket sesuai prosedur pada posisi aman.

"Mengingat kondisi angin di lokasi tidak memungkinkan untuk melaksanakan misi dengan alasan safety. Setelah posisi bambi bucket diketahui, pilot memutuskan mendarat di lokasi untuk memastikan tidak ada korban di sekitar jatuhnya bambi bucket," ungkap Henri.

Akibat insiden itu, untuk sementara misi water bombing heli Sikorsky dihentikan. Selanjutnya dilakukan pengecekan secara keseluruhan sesuai prosedur keselamatan terbang dan kerja yang berlaku di satgas udara Lanud Roesmin Nurjadin.

Selama siaga darurat Karhutla Riau, BNPB mengoperasikan tujuh helikopter dan pesawat untuk misi water bombing serta teknologi modifikasj cuaca hujan buatan. "Kita masih memiliki bambi bucket cadangan dalam kondisi baik sebanyak 3 unit," terang Henri. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya