Pameran Majukan Produk Unggulan Daerah

Ardi Teristi
07/10/2016 05:10
Pameran Majukan  Produk Unggulan Daerah
(MI/Ardi Teristi)

PELUANG bagi produk-produk potensial daerah untuk berkembang sehingga meningkatkan daya saing di level nasional maupun global dapat diciptakan lewat pameran.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan hal itu saat membuka Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPN-PPDN) di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, DIY, kemarin.

“Penyelenggaran pameran akan meningkatkan jejaring pemasaran antarpeserta sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri dan mancanegara,” ucapnya.

Terkait hal itu, lanjut Enggar, pemerintah memberi perhatian khusus pada aspek pemasaran dan pendanaan dari para pelaku usaha yang kebanyak­an usaha kecil dan menengah (UKM).

Dengan bantuan tersebut, mereka diharapkan dapat menjadi pemain lokal yang kuat bersaing dan menjadikan produk Indonesia sebagai raja di negeri sendiri.

Dalam kesempatan itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempertanyakan konsistensi kampanye penggunaan produk dalam negeri yang sudah dilakukan sejak 2009. Pasalnya, pelaksanaannya di level bawah kerap berubah-ubah.

“Kampanye Aku Cinta Produk Indo­nesia harus terus didengungkan agar tidak hanya menjadi sekadar semboyan. Konsisten kebijakan diperlukan agar produk Indonesia semakin maju,” ujar Sultan.

Menteri Enggartiasto mengatakan bahwa pemerintah saat ini berupaya memperbaiki kondisi tersebut dengan benar-benar menunjukkan keberpihakan penggunaan produk dalam negeri.

“Termasuk para peritel kita sudah diinstruksikan agar menjual 80% produk dalam negeri. Memang sempat ada yang protes, tapi kita tidak kendurkan aturan yang ada,” tegas Enggar.

Ia menyatakan langkah tegas pemerintah itu bahkan sempat dipersepsikan negatif oleh para mitra luar negeri. Indonesia dipandang over protective menjaga pasar dalam negeri.

“Kami jelaskan bahwa ada kesempatan bagi mereka untuk masuk pasar Indonesia dengan membangun pabrik di sini dan mereka akhirnya dapat mengerti,” pungkasnya.

Pameran Pangan Nusa dan Pa­meran Produk Dalam Negeri di Yog­yakarta akan berlangsung hingga Minggu (9/10). Ajang itu diikuti peserta dari sejumlah kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Yogyakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan pameran karena kota itu merupakan salah satu sentra utama kerajinan UMKM yang sebagian besar produksinya telah menyebar di provinsi lain.

Selain ekshibisi, nantinya akan diselenggarakan pula forum dagang yang akan mempertemukan 100 pelaku usaha dari 11 provinsi peserta. (Uud/AT/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya