Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KERJA keras dan dana besar terus digulirkan pemerintah daerah guna mewujudkan ketahanan pangan di wilayahnya. Di Kota Malang, Jawa Timur, pemkot menyalurkan bantuan peralatan mesin pertanian kepada sejumlah gabungan kelompok tani dan kelompok tani, kemarin (Senin, 3/10).
Bantuan diberikan langsung oleh Wali Kota Mochamad Anton. "Bantuan ini untuk memotivasi petani agar konsisten dan berkomitmen kuat dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian," papar pria yang akrab disapa Abah Anton itu.
Selain itu, petani diminta mempertahankan sawah mereka sehingga ke depan tidak ada lagi alih fungsi lahan pertanian untuk kawasan terbangun.
"Kami berharap ada keberpihakan kuat pada masyarakat petani sehingga mereka bisa mengolah lahan dan menghasilkan keuntungan, bukan menanaminya dengan beton," tandasnya Abah Anton.
Ada tujuh kelompok tani yang mendapat bantuan mesin pertanian. Pada kesempatan itu, wali kota juga mengajak para pegawai pemkot gemar berbelanja di swalayan ikan Kota Malang. "Ada diskon 25% untuk pegawai."
Di Kabupaten Malang, Pemkab terus memacu pertumbuhan produksi pangan untuk mencapai surplus secara optimal hingga akhir tahun. "Kinerja sektor pertanian sudah cukup baik. Para petani mampu menghasilkan panen besar sehingga daerah ini selalu mengalami surplus pangan," papar Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang Tomie Herawanto.
Tahun ini, selama Januari-Agustus, Kabupaten Malang surplus beras hingga 56,5 ribu ton. "Hingga akhir tahun, surplus beras daerah ini akan makin besar," tandas Tomie.
Petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, diimbau melakukan percepatan masa tanam. Pasalnya, ketersediaan air, saat ini sudah sangat memadai.
"Tidak ada alasan bagi petani menunda masa tanam karena hujan sudah sering turun," kata Wakil Bupati Indramayu Supendi.
Sampai kemarin, banyak petani di daerah ini belum berani menanam. "Mereka khawatir dengan ketersediaan air," ungkap Camat Gabuswetan, Budi Gunawan.(BN/UL/MY/DY/OL/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved