Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menambah dua tower rumah susun (rusun) untuk korban banjir Garut, Jawa Barat. Proses pembangunan akan berlangsung selama 6 bulan dan diharapkan terealisasi pada 2017.
"Satu tower rusun menelan biaya Rp25 miliar. Kita akan masukkan tender ini ke tender dini sekitar bulan Oktober tahun ini. Kalau untuk anggarannya akan masuk di anggaran 2017 nanti. Tower-nya sendiri nantinya akan sekitar 5 lantai," terang Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Basuki Hadimuljono, saat menemani Presiden Joko Widodo di lokasi pengungsian di Garut, kemarin.
Meski begitu, kepastian lokasinya masih menunggu keputusan Pemkab Garut. Lokasi yang ditawarkan, antara lain Blok Margawati, Blok Cimurah, Blok Kopi Lombong, Blok Sayang Kaak, dan Blok Cileutik.
"Untuk teknis pengelolaannya nanti akan diberikan gratis bagi masyarakat dan kemungkinan akan menjadi hak milik. Namun, untuk pengelolaannya nantinya akan dihibahkan kepada pemerintah daerah Garut," terang Basuki.
Sebanyak 168 kepala keluarga (KK) diketahui terkena dampak banjir bandang secara langsung. Sebagian dari mereka sudah menempati dua rusun yang disediakan.
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, menambahkan warga korban banjir bandang Garut yang menempati rusun di Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, tercatat 259 jiwa. Mereka menempati 60 unit dari 98 unit yang tersedia.
Hingga kini, korban banjir di Kampung Bojong Sudika Indah, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, masih bertahan di pengungsian.
Menurut Ade Komara, 50, masih banyak korban banjir yang belum tahu rencana relokasi ke rusun. "Kalau pemerintah meminta pindah ke rusun, kami tidak akan menolak," imbuhnya.
Pohon tumbang
Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Kota Medan, Sumut, Rabu (28/9) malam, mengakibatkan banjir di sejumlah ruas jalan serta permukiman warga.
Cuaca buruk juga menyebabkan banyak pohon tumbang di beberapa lokasi di Kota Medan, Deli Serdang, dan Kota Binjai. Beberapa di antaranya bahkan menimpa kendaraan roda empat dan roda dua yang sedang melintas seperti yang terjadi di Jalan Adam Malik dan Jalan Yos Sudarso. Sejauh ini dilaporkan tidak ada yang mengalami korban jiwa.
Banjir juga menyebabkan lantai 1 Bandara Kuala Namu Internasional (KNIA) tergenang air. Sejumlah warga menyayangkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang tidak tanggap terhadap banjir yang selalu melanda Medan.
Di Banjarnegara, Jateng hujan deras memicu longsor dan menyebabkan ratusan jiwa Dusun Kali Wadas, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, terisolasi. Tanggul Bengawan Solo wilayah Masaran, Sragen, Jateng, rusak diterjang luapan air sungai saat hujan deras, dua hari lalu.
Masih berlanjutnya peringatan cuaca buruk membuat daerah bersiap. Seperti yang dilakukan Pemkab Gianyar, Pemkot Sukabumi, Pemkab Boyolali, dan Pemkab Brebes. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNS siap membantu dengan memperbanyak pembuatan alat deteksi banjir. (AD/EM/PS/RS/CS/LD/AU/BB/JS/WJ/YH/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved