Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH mobil Toyota Kijang Innova tipe Q baru sudah terlihat nongkrong di tempat parkir DPRD Jawa Barat, kemarin.
Mobil-mobil itu diduga merupakan bagian dari 95 mobil baru untuk anggota dewan yang dianggarkan DPRD Jabar.
Ketua Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku sudah mendengar adanya mobil dinas untuk anggota DPRD itu.
Ia menyesalkan adanya penggunaan dana itu saat rakyat Garut dan Sumedang sedang tertimpa bencana.
"Saya melarang kader Golkar di DPRD Jawa barat mengambil jatah kendaraan dinas itu. Tidak ada toleransi karena saya akan memecat kader yang bersangkutan," papar Dedi, di Purwakarta, kemarin.
Bupati Purwakarta itu menyesalkan penggunaan uang rakyat untuk membeli fasilitas bagi anggota DPRD.
"Waktunya tidak tepat."
Ia memastikan tidak ada satu pun anggota Fraksi Golkar di DPRD Jawa Barat yang menerima mobil dinas.
Kalaupun ada, secepatnya ia akan melajukan pergantian antarwaktu bagi anggota yang bersangkutan.
Kebijakan penolakan mobil dinas yang diambil oleh partainya tersebut menurut Dedi bukan tanpa alasan.
Ia menilai sangat tidak etis jika wakil rakyat menerima fasilitas mobil dinas di tengah musibah bencana alam yang melanda Sumedang dan Garut.
"Dulu akan ada usulan mobil dinas jenis Toyota Fortuner, saat terjadi banjir bandang di Sukakerti, Subang, dan dibatalkan. Hari ini ternyata ada mobil dinas jenis Toyota Innova di tengah bencana Sumedang dan Garut," tuturnya.
Ia mengatakan bencana di Garut dan Sumedang merupakan tanda alam.
Alam tidak merestui keberadaan mobil dinas tersebut.
"Harusnya mereka bisa membaca tanda alam," ungkapnya.
Sebelumnya, dia mengaku telah memberikan saran melalui Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat agar dana untuk pengadaan mobil dinas dialihkan menjadi dana untuk tanggap darurat bencana sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat.
"Bayangkan, satu mobil harganya Rp425 Juta, kalau seratus mobil bisa Rp40 miliar lebih. Harga satu mobil bisa dipakai memperbaiki 4 rumah korban bencana, apalagi Rp40 miliar," tegasnya.
Bagi-bagi mobil juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Bangka, Bangka Belitung.
Sebanyak 13 organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kepemudaan, mendapat hibah mobil.
"Kami juga menghibahkan tanah untuk masjid dan kompleks permakaman warga," papar Bupati Bangka Tarmizi Saat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved