Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Bali, memprediksi puncak curah hujan di wilayah itu terjadi pada rentang Januari hingga Februari 2017.
Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Denpasar, Nyoman Gede Wiryajaya, mengatakan akhir September ini baru memasuki masa transisi ke musim hujan.
Wilayah yang terguyur hujan ialah di sekitar Bali tengah seperti Kabupaten Tabanan dan Bali bagian selatan.
Namun, memasuki November, wilayah yang terguyur hujan kian meluas hingga Kota Denpasar, Badung selatan, Nusa Penida, dan barat Kabupaten Buleleng termasuk Jembrana.
"Selain memasuki musim hujan, tinggi gelombang di perairan selatan Bali cukup ekstrem karena lebih dari 3 meter. Saat ini saja gelombang laut mencapai 3,5 meter," kata Wiryajaya, kemarin
Gelombang laut cukup tinggi juga terjadi di perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Gelombang laut lebih dari 3 meter menghantam dua nelayan yang sedang melaut hingga terseret ke perairan Singapura, pekan lalu.
Kapal patroli Singapura berhasil menyelamatkan kedua nelayan yang terombang-ambing selama sehari di lautan, dan mengembalikan ke pihak Polisi Air Polda Kepri, kemarin.
Kedua nelayan yang selamat dari amukan gelombang laut itu ialah Surya Halmono, 40, dan Andik, 35.
"Kami mendapat laporan hilangnya kedua nelayan itu. Menurut laporan, mereka memancing di Jembatan Setoko, Jembatan 1 Barelang, dan arah Tanjunguncang. Namun, saat mencari ikan, mesin speedboat mati dan mereka terombang-ambing di laut," ujar Kasubdit Patroli Daerah Polda Kepri AKB Danu Waspodo.
Cuaca buruk juga menyebabkan tangkapan ikan nelayan di pantai utara Karawang, Jawa Barat, menurun.Dengan sekitar 7.000 nelayan di 11 tempat pelelangan ikan, hanya mampu tercapai 50% target tangkap per bulannya.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Sari Nurmiasi, mengatakan pemerintah se-tempat menargetkan para nelayan bisa memenuhi capai-an tangkapan sebesar 8.500 ton per tahun.
Namun, hingga September ini, para nelayan baru mencapai target 60%.
Selain karena cuaca buruk, tangkapan ikan yang rendah juga disebabkan kondisi perahu-perahu nelayan yang berukuran sangat kecil.
"Di sini perahu nelayan kecil-kecil, bisa disebut sekitar 10 gross tonnage ke bawah. Dalam setahun, nelayan melaut sekitar delapan bulan," terang Sari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved