Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KESIBUKAN warga di lima desa di Kecamatan Jatigede yang terkena genangan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, hingga kemarin, masih berlanjut. Mereka membongkar rumah masing-masing dengan dibantu aparat gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Sumedang. Selain bahan bangunan, mereka juga mengemasi harta lainnya, termasuk ternak.
Satu hal yang menjadi pertanyaan penting warga, yang umumnya petani, ialah bagaimana masa depan mereka. Hingga saat ini, mereka mengaku belum bisa menentukan mata pencaharian hidup di tempat tinggal yang baru, apakah tetap bertani atau ganti profesi.
Rusta, 58, warga Dusun Lontong, harus meninggalkan tanah kelahirannya ke tempat baru yang lebih tinggi, tapi masih berlokasi di desa tersebut. Ia bersama sekitar 40 kepala keluarga lainnya harus pindah ke tempat yang baru.
Rusta mengaku tempat yang baru tidak cocok untuk bertani. "Taun payun mah tos moal tiasa nyawah, paling penghasilan ngandelkeun tinu ternak sareng tani biasa wae (tahun ini tidak bisa bertani, paling penghasilan mengandalkan beternak dan kebun saja)," jelasnya.
Bersama warga lain, Rusta berharap dalam beberapa tahun ke depan bisa menggantungkan hidup dari berkah waduk, apakah dari hasil perikanan atau pekerjaan lain jika waduk jadi tempat wisata. Ia berharap ada program dari pemerintah bagi warga yang tinggal di sekitar waduk.
Warga terdampak lainnya, Ahmad, mengaku pula hingga saat ini dirinya belum memiliki bayangan pekerjaan. "Upami masalah padamelan mah dugi ka ayeun teu acan gaduh rencana bade ngadamelan naon. Mung nu pasti mah moal tiasa nyawah. Pan ari kapungkurmah padamelan teh kanu nyawah (soal pekerjaan ke depan hingga saat ini belum ada rencana. Yang pasti sudah tidak bisa menggarap sawah. Kan kalau dulu pekerjaan utama kami ya ke sawah)," ujar Ahmad.
Ahmad mengatakan untuk bertahan hidup bersama keluarganya, kini ia berjualan mengasong. "Saya terpaksa berjualan asongan di mobil angkutan umum Bandung-Cirebon, di pertigaan Majalengka," terangnya.
Rusta dan Ahmad ialah contoh dari ribuan warga dengan masa depan yang belum jelas setelah kampung mereka menjadi waduk. Mereka berharap waduk terbesar kedua di Indonesia itu membawa kehidupan lebih baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved