Wisata Sulawesi Utara Butuh SDM Berkualitas

VL/TB/FL/N-2
26/9/2016 05:10
Wisata Sulawesi Utara Butuh SDM Berkualitas
(MI/M Taufan SP Bustan)

MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengungkapan, untuk menyambut kunjungan wisatawan mancanegara, Sulawesi Utara harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pasalnya, daerah ini memiliki potensi wisata yang dapat meningkatkan ekonomi rakyat.

"Saya mendukung program Gubernur Sulut untuk mendatangkan 20 ribu wisatawan asal Tiongkok dalam tempo dua bulan. Hanya, jangan sampai sumber daya manusia yang ada tidak siap untuk menyambut wisatawan mancanegara," paparnya saat berkunjung ke Manado, kemarin.

Di Manado, Menko PMK menerima anugerah warga kehormatan Sulawesi Utara.

Ia juga memberikan orasi ilmiah pada dies natalis ke-55 Universitas Sam Ratulangi, serta menyerahkan bantuan kepada warga Kota Bitung.

Lebih jauh, Puan mencontohkan kesiapan warga terutama dalam hal mental dan perilaku.

"Revolusi mental di bidang wisata, dalam praktik nyata di antaranya jangan buang sampah sembarangan, terima turis dengan senyum, dan wisatawan juga harus merasa aman dan nyaman."

Di Universitas Sam Ratulangi, Puan meminta seluruh sivitas akedemik tampil paling depan untuk menghasilkan tenaga profesional yang berkualitas, sesuai kebutuhan industri dan wisata di kawasan.

"Program studi yang ada, sebaiknya ditata kembali dengan mempertimbangkan kebutuhan, khususnya di sektor industri, termasuk industri pariwisata. Saya mendukung Universitas Sam Ratulangi menghasilkan inovasi untuk mendorong produk lokal bernilai ekonomi tinggi," tandasnya.

Puan mengaku telah meminta Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan revitalisasi pendidikan vokasi, khususnya menyongsong program pembangunan di Sulut.

"Peluang kerja dalam program pembangunan kawasan ini harus dapat dimanfaatkan oleh SDM di Sulut," tambahnya.

Di Sulawesi Tengah, Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka Festival Pesona Palu Nomoni yang digelar di Telur Palu, Sabtu (24/9).

Ia menilai Pemkot Palu dan Pemprov Sulawesi Tengah telah berhasil menggelar festival besar ini.

"Tahun depan, kegiatan ini harus lebih meriah dan go international. Festival Teluk Palu harus didorong menjadi destinasi wisata kelas internasional, dan pelaksanaannya menggunakan standar global," lanjut Menteri.

Di Sidoarjo, Jawa Timur, Museum Mpu Tantular menggelar Festival Tantular 2016.

"Museum merupakan objek wisata yang fungsi dan perannya harus dimaksimalkan," kata Sekretaris Daerah Jawa Timur Akhmad Sukardi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya