Banjir dan Tanah Longsor Renggut Tiga Nyawa

LD/MG/(YR/RS/OL/JS/MY/T-1
26/9/2016 04:50
Banjir dan Tanah Longsor Renggut Tiga Nyawa
(ANTARA/Saiful Bahri)

BANJIR dan pohon tumbang menyebabkan tiga orang tewas serta sejumlah orang luka-luka di beberapa lokasi kejadian, kemarin.

Hujan deras di Kecamatan Pejawaran dan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, merenggut satu nyawa, atas nama Nurhaidin, 21, warga Desa Sidengok.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Catur Subandrio, mengungkapkan korban tertimbun tebing setinggi 15 meter dengan lebar 40 meter di belakang rumahnya.

"Waktu kejadian, korban tengah memperbaiki saluran air di belakang rumah. Tiba-tiba tebing longsor dan menimbun korban. Warga bersama relawan langsung mengevakuasinya, tapi korban sudah tewas," kata Catur.

Banjir juga melumpuhkan aktivitas ekonomi di Kota Sampang, Jawa Timur.

"Ada lima desa dan tiga kelurahan tergenang banjir," tutur Kepala BPBD setempat, Wisnu Hartono.

Sebuah jembatan di ruas jalan provinsi di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, bahkan terputus karena diterjang air kiriman dari pegunungan setelah hujan deras.

Jalan itu menghubungkan kawasan wisata Kuta, Lombok Tengah, ke kawasan wisata Mekaki, Pelangan, Sekotong, Lombok Barat.

Kepala BPBD Lombok Barat, Muhammad Najib, telah berkoordinasi dengan perusahaan pengembang kawasan wisata Mekaki untuk melakukan penanganan secara darurat agar jalan putus di pinggir pantai dapat difungsikan lagi.

Sehari sebelumnya, banjir menerjang wilayah Desa Kebon Ayu, Lembar, Lombok Barat, dan menyebabkan 600 warga mengungsi.

Sementara itu, curah hujan dan angin kencang mengguyur sebagian besar wilayah Bali.

Sebuah pohon besar tumbang dan merenggut nyawa Iqbal Maulana, 2, melukai Agus Supriyadi, 29, Ningsih, 25, serta Ramlahdin, 50, pengontrak di rumah korban.

Agus dan Ningsih merupakan orangtua Iqbal. Mereka tinggal di Desa Sesetan, Denpasar Selatan.

Seorang penambang, Tarmini, 35, juga tewas tertimbun longsoran di Kali Woro, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.

Korban tertimpa tebing longsor saat menambang pasir secara manual.

Cuaca buruk juga masih melanda daerah lain.

Di Bengkulu, sedikitnya 300 nelayan terpaksa berhenti melaut karena gelombang tinggi yang mencapai 4 meter dalam tiga hari terakhir.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya