Daerah Siaga Darurat Kekeringan

AT/JS/RZ/UL/SL/E-5
30/8/2015 00:00
Daerah Siaga Darurat Kekeringan
Seorang bocah mencari air untuk memberi minum kambingnya di sebuah kolam yang mengering di Indramayu, Jawa Barat.(ANTARA/Dedhez Anggara)

SEJUMLAH daerah di Tanah Air menyatakan siaga darurat kekeringan. Bencana yang disebabkan El Nino itu telah menyebabkan krisis air bersih dan gagal panen (puso) di ribuan hektare lahan pertanian.

Di Yogyakarta, status siaga darurat kekeringan dikenakan pada Kabupaten Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul. Penetapan status itu berdasarkan kriteria dari Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika.

"Di Yogyakarta sudah 80 hari berturut-turut tanpa hujan dan akan berlanjut," jelas Kepala BMKG Yogyakarta Tony Agus Wijaya di Yogyakarta, kemarin.

Pada November mendatang, wilayah DIY seharusnya sudah memasuki musim hujan. Namun, fenomena El Nino menyebabkan kekeringan masih berpotensi berlanjut hingga Desember.

Di Jawa Tengah, siaga kekeringan terjadi di Klaten. Pasalnya, krisis air bersih akibat kekeringan di lereng Merapi, Kecamatan Kemalang, Klaten, kian memprihatinkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten Bambang Sujarwo mengungkapkan telah mengirimkan bantuan air bersih sekitar 300 tangki ke 22 desa di 7 kecamatan di Klaten. Akan tetapi, bantuan itu masih tidak mampu memenuhi kebutuhan warga.

Di Jawa Barat, dampak kekeringan diderita masyarakat Kabupaten Subang dan Kuningan. Hingga akhir Agustus ini, sudah 2.864 hektare tanaman di Subang yang dilanda kekeringan dan 1.500 hektare di antaranya mengalami puso.

Di Kuningan, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin, menyebutkan sebanyak 9 desa telah dinyatakan masuk dalam kategori kekeringan parah.

Di Jambi, musim panas yang tinggi menyebabkan kebakaran pada ribuan hektare areal perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman industri milik swasta, dan lahan pertanian warga.

Bahkan, kebakaran tersebut merambat ke Taman Nasional Berbak serta ribuan hektare kawasan Hutan Lindung Gambut dan Taman Hutan Raya yang tersebar di Kabupaten Muarojambi dan Kabupaten Tanjungjabung Timur di belahan timur Provinsi Jambi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya