Relawan Bersih-Bersih Bengawan Solo

WJ/OL/TS/N-2
20/9/2016 03:11
Relawan Bersih-Bersih Bengawan Solo
(ANTARA/Slamet Agus Sudarmojo)

BPBD Wonogiri, Jawa Tengah, menggiatkan sosialisasi gerakan restorasi sungai di hulu Bengawan Solo di wilayah Giritirto.

Salah satu upayanya ialah melakukan pembersih-an sungai yang akan digelar pada 8 Oktober dan diikuti 1.000 relawan.

"Para relawan terdiri dari masyarakat, juga anggota TNI dan Polri. Langkah ini untuk menyelamatkan dan mengembalikan fungsi sungai menjadi tetap bersih, sehat, dan produktif," papar Kepala BPBD Wonogiri Bambang Haryanto, kemarin.

Tujuan sosialisasi ialah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sungai sehingga dapat membangun kemauan bergotong royong.

"Kami juga ingin terbentuk jejaring komunitas sungai untuk mengurangi risiko bencana," lanjut Bambang.

Di Denpasar, Bali, sampah menjadi masalah setiap kali warga usai menggelar peringatan hari raya.

Kemarin, pasca-Hari Raya Kuningan, misalnya, volume sampah kota itu meningkat hingga 50% dari hari biasa.

"Volume sampah membengkak hingga 1.275 ton per hari. Kami harus mengerahkan semua petugas kebersihan yang berjumlah 1.400 orang untuk bekerja, dengan menambah jam kerja dengan sistem lembur," papar Kabid Kebersihan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Denpasar Ketut Adi Wiguna.

Kondisi mengenaskan juga terjadi di situs Liyangan di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah.

Talut yang baru ditemukan di situs purbakala itu tertutup buangan limbah galian C dari lokasi penambangan ilegal.

Petugas pun harus bekerja keras untuk membersihkan sisa buangan limbah tersebut.

"Limbah galian menutup talut hingga ketebalan 5 meter. Perlu waktu lama untuk membersihkannya," kata Waluyu, staf Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Temanggung.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya