Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGARUH La Nina, meskipun dengan intensitas lemah, telah meningkatkan curah hujan sehingga menimbulkan banjir dan tanah longsor di sebagian wilayah di Jawa. "September yang biasanya puncak musim kemarau, tetapi justru hujan berintensitas tinggi turun di beberapa wilayah," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (17/9) malam.
Berdasarkan data BNPB per 17 September, 12 wilayah di Pulau Jawa dilanda banjir dan tanah longsor. Di Jawa Barat, banjir dan tanah longsor terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Bandung. Di Jawa Tengah, itu terjadi di Cilacap, Purbalingga, Pekalongan, Kota Brebes, dan Kota Tegal. Di Jawa Timur, itu terjadi di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiono menyatakan saat ini wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai memasuki masa peralihan musim atau pancaroba.
"Saat ini DIY sudah memasuki musim pancaroba dari kemarau ke musim penghujan. Peralihan musim atau pancaroba ini ditandai dengan suhu yang panas pada pagi hingga siang hari dan sore turun hujan," kata dia.
Kepala BMKG Kelas I Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), M Nurhuda, mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Babel selama dua hari ke depan.
"Hujan lebat disertai petir dan angin kencang akan terjadi di Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, dan Kota Pangkal Pinang," kata Nurhuda.
Sebanyak 470 rumah di tiga kampung dan desa di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kemarin, tergenang air sedalam lebih dari 1 meter. Banjir itu terjadi karena debit Sungai Citarum yang berlebih.
Banjir, kemarin (Minggu, 18/9) terjadi di RW 20 Kampung dan Desa Cieunteung, Baleendah, Kabupaten Bandung. Sebanyak 320 rumah tergenang air dengan kedalaman lebih dari 1 meter. Sisanya, atau sekitar 150 rumah, berada di Kampung dan Desa Andir, serta Desa Cigasol, Kecamatan Baleendah.
Ketua RW 20, Jaja, saat ditemui di lokasi, kemarin, mengatakan rumah di Kampung dan Desa Cieunteung yang terendam banjir dihuni sekitar 370 kepala keluarga (KK). "Rumah yang terendam sebagian besar di bantaran Sungai Citarum."
Banjir susulan, kemarin, kembali menerjang Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. (EM/AT/BK/TS/RS/AU/RF/BN/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved