Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMPUNG nelayan modern (Kalamo) segera dibangun di lahan seluas 7,8 hektare, Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Diharapkan kampung ini akan membangkitkan kejayaan sektor perikanan di daerah di pantura Jawa Tengah tersebut.
Sebagai wujud keseriusan pembangunan Kalamo, Pemerintah Kota Pekalongan menyiapkan lahan seluas 7,8 hektare. "Pembangunan kampung nelayan modern tersebut menggunakan anggaran dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebesar Rp21,8 miliar," kata Sekda Kota Pekalongan Nur Priyantomo.
Pembangunan Kalamo di Setono, lanjut Nur Priyantomo, menjadi upaya pengembangan kawasan baru di daerah ini. Lokasinya berada di kawasan strategis dekat pintu keluar (exit) Tol Setono dan tidak jauh dari jalur pantura Semarang-Pekalongan serta Pasar Grosir Batik Setono.
Baca juga : Tangkapan Udang Jerbung Melimpah, Nelayan Pantai Selatan Semringah
Melihat kawasan strategis ini, ungkap Nur Priyantomo, Kalamo di Pekalongan dapat menjadi destinasi wisata baru, karena berkonsep sentra kuliner olahan ikan laut maupun ikan tawar. Dengan demikian, para nelayan bisa menyuplai hasil tangkapan ikan di tempat ini dan akan dikelola dengan system santripreneur.
"Kalamo akan terintegrasi dengan destinasi wisata lain di Kota Pekalongan seperti Taman Wisata Laut Pantai Pasir Kencana juga ada technopark perikanan, Pasar Batik, objek wisata religi Makam Sapuro, Kanzus Sholawat (kediaman Habib Luthfi) dan Habib Bagir," ujar Nur Priyantomo, Senin (27/5).
Pembangunan kampung nelayan modern di Kota Pekalongan, menurut Nur Priyantomo, diperkirakan dimulai Juni yakni penandatanganan kontrak dan dilanjutkan pekerjaan selanjutnya. "Pada September mendatang ditargetkan pembangunan Kalamo selesai," tambahnya. (Z-2)
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
Menteri PU Usulkan Pekalongan Masuk Prioritas Tanggul Laut Raksasa
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 1 April 2026, cuaca ekstrem kembali berpotensi terjadi di 34 daerah di Jawa Tengah. Selain itu, laut pasang (rob) di perairan utara sedikit menurun
SEBANYAK 22 balon udara berukuran besar secara liar masih diterbangkan dari Pekalongan, Jawa Tengah, cukup membahayakan penerbangan.
Pekalongan Balloon Festival digelar untuk menjaga tradisi Syawalan usai merayakan Idul Fitri 1447 H.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan daerah dengan sistem drainase kurang baik.
Pemprov Jawa Tengah masih mengkaji penerapan PKB dan BBNKB kendaraan listrik menyusul terbitnya Permendagri No 11 Tahun 2026. Simak penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved