Satgas Temukan Jenazah Warga Sipil

(TB/N-3)
17/9/2016 02:50
Satgas Temukan Jenazah Warga Sipil
(MI/M TAUFAN SP BUSTAN)

SEJUMLAH anggota kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) mengungkapkan beberapa lokasi pembunuhan warga sipil yang dipimpin Santoso. Hal itu terungkap dari hasil pengembangan dan penyidikan yang dilakukan Satgas Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kabid Humas Polda Sulteng AKB Hari Suprapto mengatakan, dari pengakuan mantan anak buah Santoso, ada tiga titik tempat pembunuhan empat warga sipil yang terjadi pada September 2015.
Satgas Tinombala kemudian melacak lokasi yang dimaksud, dan ditemukan satu jenazah yang tinggal kerangka.
"Dari pemeriksaan sementara, jenazah tersebut diduga sebagai Agus Pananto, 58. Jenazah itu ditemukan terkubur di Km 17 Pegunungan Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigu Moutong," kata Hari Suprapto, Jumat (16/9).

Jauhnya jarak dan sulitnya medan membuat 45 orang petugas, termasuk Inafis yang diturunkan untuk mencari jenazah tesebut sejak Kamis (15/9) hingga kemarin, cukup kelelahan. "Penemuan jenazah Jumat pagi. Kondisi jenazah tinggal kerangka dan masih terdapat pakaian dan celana. Selain itu, tidak ada barang bukti lagi," tambahnya. Dirkrimum Polda Sulteng Kombes Helmi menambahkan, masih ada tiga jenazah lain yang masih dicari di dua lokasi berbeda. Dua lokasi tersebut, yakni Desa Sedoa dan Tamadue, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Helmi menambahkan, selama kelompok MIT bergerilya di hutan dan pegunungan Poso serta Parigi Moutong, sudah beberapa warga sipil menjadi korban. Kasus terparah di Parigi Moutong, tempat kelompok itu membunuh 6 petani pada September 2015.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya