Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas dalam kecelakaan mobil pikap dengan nomor polisi G 1987 FC di Jalan Sicawang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bertambah dari delapan orang menjadi 16 orang.
Mereka ialah rombongan takziah yang menumpang mobil pikap terbuka sarat penumpang. Kecelakaan tunggal itu dipicu meletusnya ban yang menyebabkan mobil yang mereka tumpangi menabrak tebing dan terguling pada Senin (6/9) sekitar pukul 17.45 WIB.
Pantauan Media Indonesia di Desa Sibebek, ratusan warga mengantarkan pemakaman 15 korban tewas di Dukuh Bantul, Desa Sibebek, Kecamatan Bawang, Batang, kemarin (Selasa, 6/9).
Satu korban tewas lainnya dimakamkan di Dukuh Bakalan, Desa Sidoarjo, Kecamatan Bawang. Suara isak tangis terdengar di antara iringan para warga yang mengantarkan sanak saudaranya ke liang kubur.
Sebanyak 16 korban tewas yakni Hasan Soleh, 7, Nariyah, 36, Manisih, 40, Bima, 11, Vika, 9, Rina, 3, Marginah, 55, Suriyah, 35, Palil, 45, Megi, 7, Alfiyah, 26, Romyati, 45, Suminah, 53, Sutami, 35, Admi, 58, dan Ponirah, 35. Yanto, 40, beberapa kali pingsan saat menuju ke permakaman.
Delapan anggota keluarganya, termasuk di antaranya sang istri Sutami, 35, dan sang anak Megi, 7, ikut tewas dalam kecelakaan maut itu. Ia juga kehilangan keponakan dan sepupunya seketika. Warga pun harus menggendong Yanto ketika berangkat ke permakaman desa berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.
"Para korban meninggal mendapat santunan masing-masing Rp1 juta dari Pemkab Batang, sedangkan yang masih dirawat akan ditanggung pembiayaannya," kata Kepala Bagian Kesra Pemkab Batang Andi Hakim.
Selain itu, sumbangan datang dari masyarakat yang berada di 20 desa yang berada di lingkup Kecamatan Bawang, yang telah sepakat memberikan sumbangan kepada para korban kecelakaan.
Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Ajun Komisaris Besar Muji Ediyanto mengatakan, untuk pengusutan lebih lanjut kasus kecelakaan tersebut, pihaknya telah menurunkan tim Traffic Accident Analysis berjumlah tujuh orang.
Muji menambahkan penggunaan kendaraan bak terbuka untuk angkutan penumpang melanggar Undang-Undang Lalu Lintas. "Beberapa kali kejadian serupa. Kami harapkan di masa depan tidak ada lagi kendaraan bak terbuka untuk angkutan penumpang," tegasnya. (AS/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved