Hewan Kurban di Tiga Daerah Diwaspadai

MI
06/9/2016 10:41
Hewan Kurban di Tiga Daerah Diwaspadai
(ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho)

MENJELANG perayaan Idul Adha 1437 Hijriah, daerah mulai siaga mengecek kesehatan hewan kurban, agar tidak terjadi penularan penyakit saat hewan kurban dikirim lintas daerah.

Dinas Pertanian Kota Semarang, Jawa Tengah, mengawasi hewan kurban dari tiga daerah, yakni Wonogiri, Sragen, dan Boyolali, karena adanya penyakit antraks.

Dinas pertanian setempat telah menurunkan 56 petugas pengawas hewan kurban untuk mengecek para pedagang hewan kurban yang menjamur di Kota Semarang dalam sepekan ini.

"Para pedagang kami periksa mulai dari izin berdagang hingga kesehatan hewan yang mereka jual. Jika pedagang tidak menyertakan surat kesehatan hewan dari daeral asal, kami larang jualan di sini," ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana, kemarin (Senin, 5/9).

Langkah itu diambil untuk mengantisipasi adanya hewan kurban yang berpenyakit. "Terutama dari Wonogiri, Sragen dan Boyolali karena pernah terjadi serangan antraks terhadap hewan di sana," tambahnya.

Sementara itu, di Banyumas, dinas peternakan dan perikanan setempat akan menyita hewan yang terbukti sakit. Namun, pihaknya akan memberikan uang ganti rugi kepada pedagang yang hewan kurbannya disita.

Kota-kota lain juga menyiagakan para pengawas kesehatan hewan ternak, termasuk melibatkan dokter hewan. Seperti di Klaten, Brebes, Purwakarta, Tuban, dan Bandung, para petugas kesehatan hewan dan pengawas diterjunkan untuk menyisir dan memeriksa hewan kurban baik di pasar hewan, maupun pedagang hewan musiman.

Seperti halnya saat Idul Fitri, pada perayaan hari raya kurban ini ketersediaan sembako aman. Di Palu, Sulawesi Tengah, pemprov setempat menjamin ketersediaan sembako aman pada Idul Adha.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sulawesi Tengah Abubakar Almahdali mengatakan stok sembako aman, tapi ada beberapa komoditas yang harganya naik, yakni bawang merah dan putih, beras, dan gula pasir.

Sama halnya di Cirebon dan Padang, harga cabai dan bawang merah naik drastis. Harga bawang merah dari Rp30 ribu per kg naik menjadi Rp40 ribu per kg. Sementara itu, di Surabaya, Jawa Timur, harga pangan masih normal.(Tim/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya