Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Bupati Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Ahmad Wazir Nofiadi, mengaku sudah beberapa kali mengonsumsi narkoba. Terakhir, ia melakukannya saat musim kampanye Pemilihan Bupati Ogan Ilir 2015.
"Waktu sekolah (sekolah menengah atas) saya mulai coba-coba pakai lalu berhenti. Lalu pakai lagi saat kuliah semester II. Setelah itu saya kembali ke Palembang dan hanya sekali-kali pakai. Terakhir kali pada Desember 2015 saat sibuk kampanye karena tekanan kesibukan pekerjaan selama enam bulan," katanya di Pengadilan Negeri Palembang, kemarin (Senin, 5/9).
Dia mengaku pernah menyuruh petugas Satpol PP Murdani yang menjadi terdakwa II mencarikan narkoba tanpa menitipkan uang.
"Saat itu awal Desember, saat saya sedang pusing karena tekanan pemilihan kepala daerah (pilkada). Saya bilang ke Murdani untuk mencarikannya tanpa memberikan uang. Itu saja," kata dia.
Dia membantah keterangan Murdani yang mengaku mendapat imbalan Rp750 ribu untuk menyediakan 0,5 gram sabu.
Nofiadi menjadi terdakwa terkait dengan penangkapan oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (13/3).
Akan tetapi, Nofiadi membantah sedang mengonsumsi narkoba saat penangkapan. "Saat ditangkap saya tidak sedang pakai. Saya sempat memutar balik mobil untuk masuk kembali ke rumah karena terkejut melihat banyak pria bertubuh besar bawa senjata. Saya kira rampok," kata dia menjelaskan alasan dirinya batal meninggalkan rumah saat petugas BNN berada di luar pagar rumah orangtuanya.
Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Jambi Marlian Ansori mengakui petugas BNN menembak mati dua orang buron, Ibnu Zaini, 31, dan Jefri Aswari, 25, saat hendak menyelundupkan ribuan butir pil ekstasi dan puluhan gram sabu dari Sumatra Barat menuju Jambi, Minggu (4/9).
Kapolda Kalsel Brigjend Erwin Triwanto mengungkapkan jajarannya menangkap empat pengedar narkoba kelas kakap dengan barang bukti 2,5 kilogram sabu.
Sementara itu, Polda Jawa Barat mengungkap jaringan pengedar narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Subang dengan barang bukti 1,3 kilogram sabu.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar AKB Cahyo Hutomo menjelaskan, dari tersangka YN, aparat antara lain menyita 12 gram ganja dan 1.016 butir ekstasi.(SL/DY/EM/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved