Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jabar, mengeluhkan telatnya distribusi bantuan benih kedelai saat memasuki musim tanam penyela.
Bantuan baru tiba justru saat petani sudah menanami lahan mereka.
"Kalau di sini, rata-rata pola tanam petani ini tanam padi, kemudian tanam palawija, lalu tanam padi lagi. Nah, saat mau tanam palawija itu distribusi bantuan benihnya telat datang," kata Ma'ruf, 73, petani di Kecamatan Surade, kemarin.
Ma'ruf menduga keterlambatan bantuan benih kedelai akibat telatnya petugas penyuluh memantau kondisi di lapangan.
Distribusi bantuan benih baru datang ketika para petani sudah menanaminya dengan kedelai.
"Bantuan benihnya kan jadi tak bisa kami tanam. Kalau terus-terusan seperti ini, kan sayang, bantuan bisa jadi mubadzir," jelasnya.
Ma'ruf pun berharap agar dinas pertanian, khususnya petugas penyuluh, lebih sigap melihat kondisi di lapangan.
Keluhan lain datang dari bantuan beras raskin atau beras untuk rakyat sejahtera (rastra) yang dibagikan Perum Bulog ternyata bau apek setelah dimasak dan warnanya berubah menjadi hitam dan kuning.
"Beras yang didapatkan dari kelurahan dan RW selalu bau apek, kotor, hitam, dan kuning. Mereka menyayangkan itu karena seperti pakan ayam dan bebek," kata salah satu penerima rasta, Suryana, 50, warga Cicurug, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jabar.
Meski kondisi beras jelak dan tak layak konsumsi, Tati Sukaesih, 68, warga Kecamatan Singaparna, terpaksa mengonsumsinya lantaran harganya murah sebesar Rp3.000 per kilogram.
Menurut Ketua Gapoktan Tani Kota Tasikmalaya, Yuyun Suyud, menyayangkan terus terulangnya kejadian ini.
Seharusnya, pemerintah berkaca diri dan berubah.
Pada bagian lain, musim kemarau basah menyebabkan naiknya harga kebutuhan komoditas di beberapa pasar tradisional di Tasikmalaya, Jabar, dan Pangkalpinang, Bangka Belitung.
"Harga naik karena banyak petani melakukan masa tanam lagi dan petani lainnya beralih menjadi sebagai penjual hewan kurban," kata Kepala UPTD Pasar Cikurubuk, Augus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved