Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 500 petugas pemeriksa kesehatan hewan diterjunkan guna menjamin kesehatan, keamanan, dan kehalalan hewan kurban di Jawa Barat untuk keperluan Idul Adha.
Masyarakat diimbau membeli hewan kurban di tempat-tempat penjualan hewan kurban yang berlabel sehat.
"Artinya itu sudah diperiksa. Jadi, sudah aman," kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), akhir pekan lalu.
Karena keterbatasan jumlah tim pemeriksa, Aher meminta masyarakat teliti dalam memilih hewan kurban dengan ciri-ciri hewan gemuk, tidak mengeluarkan cairan dari hidung, lincah, dan tidak kurus.
"Bila hewan terlihat murung itu, bisa jadi sedang sakit atau demam, enggak boleh, apalagi yang terjangkit penyakit lain, seperti cacing hati. Itu dagingnya boleh, tapi hatinya tidak," tambahnya.
Dosen Fakultas Peternakan UGM, Edi Suryanto, mengingatkan masyarakat untuk tidak memilih sapi yang hidup dengan memakan sampah karena amat mungkin terkontaminasi logam berat dan penyakit.
Sementara itu, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sragen semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan antraks, yang pernah menyerang wilayah Miri.
Selain itu, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (Balai Besar POM) Yogyakarta kembali memperingatkan bahaya penggunaan tas kresek hitam sebagai pembungkus daging kurban.
Di Pasar Sapi Sunggingan, Boyolali, Jateng, rata-rata harga sapi berkisar Rp17 juta-Rp20 juta.
Sapi berharga maksimal Rp20 juta banyak dicari.
"Ada sapi yang harganya Rp45 juta, tapi ini sapi yang beratnya 1 ton dan tidak banyak," ujar Sunar, anggota Asosiasi Peternak Sapi Indonesia (Aspin) Boyolali.
Di Banjarnegara, harga hewan kurban naik hingga 20% jika dibandingkan dengan hari biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved