AKTIVITAS Gunung Slamet yang berada di Kabupaten Brebes, Pemalang, Tegal, Banyumas, dan Purbalingga, Jawa Tengah, kembali meningkat. Meski sudah ada larangan untuk pendakian, banyak pendaki nekat mendaki Slamet dengan alasan memperingati hari kemerdekaan.
Gunung Slamet hingga kini masih berstatus waspada. Sejumlah pintu masuk ke gunung telah ditutup. Namun, para pendaki bisa masuk melalui jalur tikus di Tegal dan Pemalang yang tidak dijaga.
"Kami mulai mendaki Minggu (16/8) dan baru turun pada 17 Agustus. Meskipun kabut asap tebal, kami tetap dapat menikmati malam peringatan hari kemerdekaan di Gunung Slamet," kata Karyono, 29, pendaki asal Kendal, bersama empat rekannya.
Pengamat Gunung Slamet Pos Pengamatan di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Sukedi membenarkan aksi nekat para pendaki. "Beberapa jalur resmi pendakian memang ditutup karena aktivitas meningkat dan statusnya masih waspada. Mereka masuk ke jalur tanpa penjagaan," jelas Sukedi.(AS/N-4)