ALIANSI Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta, Pers Mahasiswa Se-Indonesia, Seniman Street Art Yogyakarta, dan Koalisi Masyarakat untuk Udin menggelar aksi untuk memperingati 19 tahun terbunuhnya wartawan harian Bernas Yogyakarta, Fuad Muhamad Syafrudin alias Udin, Minggu (16/8).
Aksi yang dilakukan di depan Gedung Agung itu diawali dengan aksi diam dan diakhiri dengan pemukulan kentungan sebanyak 19 kali pada pukul 16.58 WIB, sebagai tanda waktu ketika almarhum Udin menghembuskan napas terakhir.
Pemukulan kentungan sebanyak 19 kali merupakan simbol lamanya kasus tersebut tidak dituntaskan. Para aktivis kemudian menggelar aksi mural di Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta. Mural tersebut sebagai respons kepedulian dan solidaritas para pelaku seni.
"Presiden sudah seharusnya angkat bicara dalam kasus pemberangusan pers karena eksesnya cukup besar bagi perkembangan demokrasi," ujar Ketua AJI Yogyakarta Hendrawan Setiawan, kemarin (Senin, 17/8/2015).(AT/N-4)