BI-Balittas Kembangkan Serat Alam

(BN/N-2)
29/8/2016 03:50
BI-Balittas Kembangkan Serat Alam
(ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

AGROBISNIS serat alam potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kertas uang dan dokumen yang selama ini dipenuhi melalui impor. Sayangnya, sampai saat ini pemerintah, pengusaha, dan petani belum memperhatikannya secara serius. "Padahal, ketersediaan lahannya masih mencukupi dan serat alam sudah sejak lama ditanam di Indonesia. Untuk itu, kami akan serius mengembangkan serat alam, setelah kami menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan bahan kertas uang yang berkualitas tinggi," papar pakar agronomi dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), Kementerian Pertanian, Budi Santoso, di Malang, Jawa Timur, Minggu (28/8). Kerja sama BI-Balittas itu diharapkan mampu membendung ketergantungan terhadap impor bahan baku kertas. Tanaman serat alam yang akan dikembangkan ialah kapas, kenaf, rami, linum, dan abaka.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya