Kapolda Lampung Puji Bupati Ikut Ronda

(NV/N-1)
29/8/2016 02:40
Kapolda Lampung Puji Bupati Ikut Ronda
(MI/Ahmad Novriwan)

KAPOLDA Lampung Brigjen Ike Edwin mengapresiasi langkah tokoh masyarakat Suttan Mangku Negara yang juga Bupati Lampung Tengah, Mustafa, yang menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda. Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin mengungkapkan itu saat peresmian buku adat Keramat (Keterem Recako Adat Mergo Anak Tuho) dan Pelantikan Hulubalang Mergo Anak Tuho di Kampung Bumiaji, Anak Tuha Lampung Tengah, Sabtu (27/8) malam. Turut hadir di pertemuan itu antara lain Mustafa dan Kapolres Lampung Tengah AKB Dono Sembodo.

Ike juga berjanji akan mengusulkan Mustafa agar mendapatkan penghargaan dari Kapolri. Apalagi, lanjut Ike, Mustafa mau terlibat langsung untuk ronda. "Jarang sekali seorang pemimpin mau menyempatkan waktu untuk ronda. Ini satu-satunya bupati di Indonesia yang mau turun melihat poskamling dan ronda bersama masyarakat. Kami akan mengusulkan Bupati Lampung Tengah mendapat penghargaan dari Kapolri," kata Ike. Ike juga menilai hulubalang yang menjadi fondasi utama penjaga adat diyakini bisa membantu tugas personel Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ike menegaskan tidak ada ajaran di buku adat yang melanggar aturan negara. Karena itu , bila hulubalang menjalankan hukum adat secara ketat, bisa mengurangi tingkat kriminalitas di Lampung. "Tanamkan kepada seluruh masyarakat adat soal piil pesenggiri. Setiap masyarakat wajib memiliki harga diri dan bertanggung jawab. Budayakan malu kalau di wilayah masing-masing masih banyak beredar narkoba, begal, dan tindak kriminal lainnya. Mudah-mudahan dengan adanya hulubalang, komunikasi antarsuku dan daerah lebih dapat terjaga sehingga situasi kamtibmas terus membaik," harapnya

Bupati Lampung Tengah Mustafa menambahkan, ronda menjadi langkah paling efektif dalam meningkatkan keamanan. Sebagai kabupaten terluas di Lampung, lanjut dia, tidak mudah menjaga keamanan di 28 kecamatan yang ada. Karena itu, dibutuhkan peran masyarakat untuk membantu kepolisian dalam meningkatkan keamanan. "Ronda merupakan budaya lokal yang harus dilestarikan. Melalui ronda, saya ingin menghidupkan kembali marwah kearifan lokal Nusantara. Kami targetkan pada tahun depan dapat membangun 2017 poskamling yang akan tersebar di seluruh dusun di Lampung Tengah," paparnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya