Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) memastikan telah memberikan kebutuhan dasar untuk pengungsi korban tanah longsor di Desa Clapar, Kecamatan Madukara, Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng).
Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Adhy Kar-yono dalam keterangan yang diterima Media Indonesia, kemarin, mengatakan bantuan itu berupa kebutuhan pangan dan keperluan keluarga korban bencana selama berada di tempat pengungsian.
Selain itu, lanjut dia, Kemensos juga telah memberikan pelayanan dukungan psikososial untuk korban bencana terdampak.
Sesuai Peraturan Mensos Nomor 4 Tahun 2015, jelas dia, Kemensos berkewajiban untuk memberi pemberian jaminan hidup (jadup) dan isi hunian tetap untuk pemulihan pascabencana.
Hanya saja, lanjut dia, permohonan jadup korban bencana di Banjarnegara diterima pada 1 Juli, sehingga masih proses pencairan.
Selain itu, lanjut dia, pada Juli Kemensos sedang merevisi anggaran terkait penghematan anggaran.
Walhasil, anggaran untuk jadup juga mengalami efisiensi.
Sebagai alternatif, lanjut Adhy, proses pengajuan bantuan tetap dilaksanakan proses pencairan dari dana usaha kesejahteraan sosial (hibah dalam negeri).
"Bantuan tersebut akan diberikan bersamaan dengan bantuan santunan terhadap ahli waris enam orang yang menjadi korban meninggal dunia.
Sebelumnya, Kepala Desa Clapar Somad mengeluhkan nasib 21 keluarga korban longsor yang terjadi pada Maret 2016 yang belum menerima jadup yang dijanjikan Rp900 ribu per jiwa.
Mereka masih berada di hunian sementara (huntara).
Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Yanu Harsono memastikan para korban tnah longsor masih bertahan di huntara.
BPBD, sambung dia, telah mengajukan anggaran senilai Rp15 juta ke Pemprov Jateng dan Rp20 juta ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pembangunan hunian tetap (huntap).
"Sampai sekarang dana tersebut belum turun."
BPBD, sambung dia, juga memasok kebutuhan logistik para pengungsi Clapar.
"Kalau untuk kebutuhan sehari-hari, sudah tercukupi karena ada bantuan logistik. Di sisi lain, BPBD juga tengah menyiapkan sarana dan prasarana pada lokasi huntap seperti jalan lingkungan, drainase, dan la-innya," tambahnya.
Korban tewas
Satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Nanggroe Aceh Da-russalam.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Aceh Barat Irianto di Meulaboh, kemarin, mengatakan banjir merendam lebih dari empat kecamatan sementara tanah longsor juga ditemukan pada beberapa titik lokasi.
"Petugas baru mendapat kabar ada warga Kecamatan Meureubo meninggal karena korsleting arus listrik saat banjir," katanya.
Tujuh dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, rawan mengalami banjir bandang dan tanah longsor.
Daerah rawan itu ialah Seluma, Bengkulu Utara, Bengkulu Selatan, Kaur, Lebong, Bengkulu Tengah, Mukomuko, dan Rejang Lebong.
"Saat hujan deras, warga di daerah rawan bencana itu sebaiknya menjauhi sungai dan bukit," kata Kepala BPBD Provinsi Bengkulu Husni Mayudin.
(MY/Ant/N-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved