Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MELUASNYA area tanam dan meningkatnya hasil panen petani di musim kemarau basah berpeluang memunculkan problem.
Pangdam V Brawijaya Mayjen I Made Sukadana saat ditemui di Pasuruan, Jawa Timur, mengatakan musim kemarau basah yang menyediakan kelimpahan air telah membuat area tanam dan hasil panen berlebih.
Bahkan, lanjut dia, tingkat penyerapan gabah petani di Bulog diperkirakan melebihi target 1,1 juta ton beras.
Yang jadi persoalan, lanjut dia, masih banyak hasil panen yang belum terserap oleh Bulog.
"Jika Bulog tidak mampu lagi menyerap lagi, kasihan petani."
Sukadana menambahkan personel TNI telah terlibat dalam program penyerapan gabah selama ini.
Seluruh personel TNI hingga tingkat desa (Babinsa) diterjunkan ke lapangan untuk menyerap gabah.
Dengan demikian, diri-nya mengaku sedang mencari cara agar petani bisa mengelola gabah pascapanen.
"Kalau Bulog sudah melebihi target, petani butuh pengelolaan pascapanen. Jika tidak dikelola dengan baik, gabah petani bisa rusak."
Sukadana menambahkan meluasnya area tanah saat ini juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan pupuk.
Personel TNI, lanjut dia, juga bertugas mengawal pendistribusian pupuk bersubsidi.
"Itu tugas pengawasan. Kami jamin harga sesuai dan distribusinya tepat. Tidak ada yang diselewengkan. Semua kami kerahkan untuk meng-awasi peredaran pupuk."
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumsel, Erwin Noorwibowo, di Palembang, mengaku melibatkan tentara dalam upaya mencapai target area tanam seluas 1,1 juta hektare (ha).
Sebelumnya, lanjut dia, area tanam di Sumsel sekitar 945 ribu ha.
Dengan pelibatan TNI, selama Agustus, telah tercapai perluasan area tanam 100 ribu ha.
Dengan demikian, sambung dia, program perluasan area tanam tinggal menambah 100 ribu ha lagi.
Komandan Korem 044/Garuda Dempo Kolonel Kunto Arief mengatakan pihaknya menurunkan satu SSK (satuan setingkat kompi) atau sekitar 300 personel untuk membantu percepatan area tanam di Ogan Komering Ilir dan Banyuasin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved