Yogyakarta Diselimuti Udara Dingin

(AT/BB/N-2)
23/8/2016 02:30
Yogyakarta Diselimuti Udara Dingin
(FOTO ANTARA)

UDARA dingin menerpa wilayah DI Yogyakarta dalam beberapa hari terakhir. BMKG menyatakan kondisi itu disebabkan pengaruh angin muson yang datang dari Australia. "Angin bersifat kering dan dingin, dengan suhu udara minimum 20 derajat celsius dan maksimum 30 derajat celsius. Pola angin ini akan berakhir saat memasuki musim hujan, pada akhir September hingga pertengahan Oktober," kata koordinator Pos Klimatologi BMKG DIY, Joko Budiono, Senin (22/8).

Di Kota Sukabumi, Jawa Barat, BPBD sudah menginventarisasi adanya tujuh kecamatan yang rawan kekeringan. Namun, sampai kemarin, belum ada wilayah yang dilaporkan dilanda kekeringan. "Intensitas hujan memang sudah berkurang sejak pertengahan Juni lalu. Saat ini, kami terus memantau tujuh kecamatan yang biasanya mengalami kekeringan di musim kemarau," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya