PLTS Putri Cempo Butuh Rp477 Miliar

MI
19/8/2016 08:30
PLTS Putri Cempo Butuh Rp477 Miliar
(Antara/Yusuf Nugroho)

PT Citra Metro Jaya Putra siap mengucurkan investasi sebesar Rp477 miliar untuk membangun pembangkit listrik tenaga sampah di tempat pembuangan akhir sampah Putri Cempo, di Surakarta, Jawa Tengah. Pembangunan pembangkit listrik membutuhkan waktu 2,5 tahun.

PT Citra merupakan perusahaan konsorsium yang memenangi tender pengelolaan TPA Putri Cempo. "Pembangkit energi sampah ini akan menghasilkan listrik sebesar 10 megawatt. Setiap hari kami harus mengolah sampai 250 ton untuk menghasilkan listrik sebesar itu," papar pimpinan konsorsium PT Citra, Putra Elan Syuherlan, kemarin (Kamis, 18/8).

Perusahaan ini akan mengelola TPA Putri Cempo selama 20 tahun dan selanjutnya dikembalikan ke Pemkot Surakarta. Perusahaan juga berjanji akan meningkatkan pengelolaan sampah hingga menjadi 1.000 ton per hari.

"Kami menggunakan metode plasma gasifikasi. Tidak ada pembakaran karena semua sampah akan menjadi gas, sedangkan residunya akan diproses menjadi material bahan bangunan," tambah Elan.

Wali Kota Fx Hadi Rudyatmo mengatakan untuk sementara pengelolaan sampah dioptimalkan untuk Kota Surakarta. "Selanjutnya, akan dikerjasamakan dengan daerah lain saat kemampuan pengelolaan meningkat menjadi 1.000 ton per hari."

Di Bali, pengelola Bandara Internasional Ngurah Rai gencar melakukan sosialisasi dan kampanye antisampah plastik di area bandara.

"Kami melakukan kampanye antisampah plastik secara bertahap, namun pasti dan berkelanjutan," kata Communication Officer Bandara Ngurah Rai, Sherly Yunita. Ia menyatakan kampanye dilakukan untuk mewujudkan diri menjadi bandara yang ramah lingkungan. (WJ/OL/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya