Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku kesulitan dengan target tanam musim gadu yang diberikan Pemerintah Pusat yang mencapai 112 ribu hektar.
Pasalnya, pemerintah setempat mengaku lahan di Karawang tidak lagi mampu melakukan ekstensifikasi pertanian.
"Kita akui agak kesulitan karena lahan kita hanya 97 ribu hektare. Namun, kita coba sanggupi keinginan target (Pemerintah Pusat)," ungkap Kepala Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) Karawang Kadarisman, Jumat (19/8).
Pertumbuhan penduduk dan dunia industri menyebabkan lahan pertanian berkurang di Karawang.
Untuk memenuhi keinginan pemerintah pusat, Pemkab hanya melakukan sosilisasi kepada para petani untuk memanfaatkan tegalan perkebunan dan turiang (batang padi yang tumbuh dari batang padi 'jarami' yang dipotong setelah padi dipanen).
"Di beberapa kecamatan sudah kita coba dengan melakukan cara pemanfaatan pola tanam saat melakukan panen. Yakni dengan meminta para petani saat panen untuk memotong batang padi dan menyisahkan sekitar 30 cm atau disebut turiang. Setelah itu akan tumbuh anakan baru yang kemudian di pupuk kembali, dan hasil panen padinya pun tidak jauh beda dengan tanaman sebelumnya yakni sekitar 7 ton perhektar," katanya.
Selain itu, untuk memenuhi target pemerintah pusat, pihaknya akan melakukan perubahan pola tanam para petani dengan menerapkan tanam padi-padi-padi.
"Kita akan optimalkan melalui pola tanam juga untuk memenuhi target ini, tentu Karawang ini menjadi daerah untuk kekuatan pangan Indonesia," terangnya
Ia akui dalam musim tanam gadu mengalami keterlambatan selama satu bulan, akibat kekeringan pada 2015. Musim tanam yang seharusnya dilaksanakan pada April tersebut harus dilakukan pada Juni.
"Saat ini sekitar 60% lahan dari target 112 hektare yang sudah kita tanam," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved