Pemerintah Bantul Periksa Kesehatan Ternak ke Kandang Kelompok

Agus Utantoro
17/8/2016 01:11
Pemerintah Bantul Periksa Kesehatan Ternak ke Kandang Kelompok
(ANTARA/ADENG BUSTOMI)

UNTUK menjamin ternak kurban asal Kabupaten Bantul dalam kondisi sehat, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul melakukan pemeriksaan ternak ke kandang kelompok.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul Pulung Haryadi, Selasa (16/8), menjelaskan pemeriksaan ini melibatkan para dokter hewan dan menyasar ke lokasi-lokasi kandang ternak.

"Sesuai program dinas, jelang Idul Adha tahun ini, kami akan memeriksa kesehatan hewan di 26 titik se-Bantul dan mulai di wilayah Trisigan, Murtigading," kata Pulung.

Pemeriksaan kesehatan hewan dengan mendatangi kandang-kandang peternakan sapi milik kelompok peternak di Bantul tersebut akan terus dilakukan instansinya selama beberapa pekan ke depan hingga jelang penyembelihan.

Dijelaskan pemeriksaan kesehatan hewan kurban itu, pihaknya melibatkan sebanyak 32 dokter hewan dari masing-masing unit pengelola teknis (UPT) pusat kesehatan hewan (puskeswan) masing-masing kecamatan yang berada di bawah koordinasinya.

"Pemeriksaan kesehatan hewan meliputi kondisi fisik dengan melihat mata dan bibirnya kelihatan sehat atau tidak, kemudian juga melihat dari sisi umur apakah memenuhi syarat untuk dipotong," katanya pula.

Dia mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan serta memberikan kenyamanan masyarakat Bantul, mengingat pada Idul Adha diperlukan masyarakat untuk disembelih.

"Semua ini dalam rangka menjamin masyarakat terhadap kesehatan hewan kurban terutama jelang Idul Kurban. Sebanyak 210 ekor sapi di Trisigan Sanden yang kami periksa, Alhamdulillah secara keseluruhan dalam kondisi sehat," katanya lagi.

Pulung mengharapkan seluruh hewan kurban yang dijual belantik sapi serta yang tersedia di kandang-kandang ternak dalam kondisi sehat dan layak, sehingga memenuhi syarat untuk disembelih dan dagingnya dikonsumsi masyarakat secara luas.

"Pada 26 titik yang kami periksa ini adalah sebagai kulakan atau pedagang yang bisa mendatangkan sapi dari luar, nantinya jelang Iduladha pemeriksaan juga dilakukan di lokasi penjualan hewan maupun pasar tiban," tambahnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya