Kabupaten Mesuji Tumbuh dengan APBD Terkecil

Ahmad Novriwan
16/8/2016 09:29
Kabupaten Mesuji Tumbuh dengan APBD Terkecil
(Bupati mesuji. H. Khamami saat memulai panen raya padi bersama warga masyarakat sekitar di Rawa Jitu Utara menggunakan teknologi pemotong tangkai padi---MI/AHMAD NOVRIWAN)

KABUPATEN Mesuji merupakan kabupaten baru yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Mesuji di Provinsi Lampung, dengan luas wilayah 2.184,00 km2 atau 218.400 ha, terdiri dari tujuh kecamatan dan 105 desa.

Kabupaten Mesuji terletak di ujung Provinsi Lampung, berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatra Selatan, dan dipisahkan sebuah sungai sebagai batas alam, yakni Sungai Mesuji.

Jumlah anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mesuji hanya sebesar Rp823 miliar pada 2016. Jumlah tersebut merupakan yang terkecil di Provinsi Lampung.

Pemerintah Kabupaten Mesuji memprioritaskan pembangunan pada bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, serta pengentasan rakyat dari kemiskinan.

Karena kemampuan keuangan yang terbatas, hingga saat ini Kabupaten Mesuji belum memiliki kantor pemerintahan, Gedung DPRD, dan sebagian besar kantor SKPD. Pembangunan kantor kantor-kantor tersebut dilakukan secara bertahap (<>multiyears) dan direncanakan selesai pembangunannya akhir tahun ini. Saat ini Bupati Mesuji masih berkantor di rumah dinasnya yang masih menyewa rumah milik warga dan menggunakan garasi rumah sebagai ruang rapat.

Dengan kemampuan keuangan yang terbatas, Pemerintah Kabupaten Mesuji terus berupaya untuk membangun dengan semaksimal mungkin, dengan pengelolaan anggaran yang cermat dan bijak, serta menyentuh langsung kepentingan masyarakat (prorakyat).

Kabupaten Mesuji menantikan peningkatan bantuan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dalam rangka membangun Kabupaten Mesuji agar mampu bersaing dan tidak kalah dengan kabupaten/ kota lainnya di Provinsi Lampung.

Bupati Mesuji Khamami yang dikenal sebagai pekerja keras suka berbaur dengan masyarakat, gemar turun langsung ke lapangan mengecek pekerjaan, dan melihat kondisi masyarakat. Bupati Mesuji memiliki slogan ‘tidak pernah libur kecuali tidur’ untuk melayani masyarakat.

Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pembangunan dan pelebaran jalan terus dilakukan, baik jalan utama maupun jalan lingkungan/desa. Pelebaran jalan dilakukan Pemkab Mesuji sejak 2013 dilakukan secara swakelola dengan menggunakan alat-alat berat milik Pemkab Mesuji sehingga lebih efisien.

Pelebaran jalan dilakukan oleh Pemkab Mesuji sejak tahun 2013. Pelebaran dilakukan secara swakelola dengan menggunakan alat-alat berat milik Pemkab Mesuji, sehingga lebih efisien

Pekerjaan dilakukan setelah ada permohonan dari kepala desa yang sebelumnya telah dimusyawarahkan dengan masyarakat pemilik lahan. Masyarakat sangat menyambut baik, dibuktikan dengan diberikan tanah mereka secara sukarela tanpa minta ganti rugi. Hingga saat ini total jalan yang sudah dikerjakan 984 km, terdiri atas 593 km jalan kabupaten dan 391 km jalan lingkungan/desa. Untuk pelebaran jalan kabupaten berukuran lebar 18-24 meter, sedangkan jalan lingkungan berukuran lebar 6-10 meter.

Kondisi jalan juga telah ditingkatkan dengan batu dan sebagian telah diaspal lapisan penetrasi (lapen) yang dilakukan pihak ketiga. Pada tahun ini akan dilakukan pengaspalan lapen pada 26 ruas jalan dan sebagian akan dilakukan pengaspalan hotmix. Selain itu, pembangunan jalan baru dan jembatan juga banyak dilakukan sehingga desadesa yang sebelumnya terisolasi kini menjadi terbuka lebar. Desa yang tadinya seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan saat ini semakin maju dan masyarakat semakin semangat.

Penanganan jalan yang paling berat ialah pada daerah rawa gambut pasang surut yang berada di 32 desa. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Mesuji, selain memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, memerlukan biaya yang tidak sedikit. (B-25)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya