Kalteng Minta Tambahan Helikopter

Surya Sriyanti
12/8/2016 16:00
Kalteng Minta Tambahan Helikopter
(ANTARA/Rony Muharrman)

SEJUMLAH titik api mulai terpantau di Kalimantan Barat (Kalteng). Hingga kini, data yang ada menunjukkan sudah sekitar 20 hingga 30 hektare hutan dan lahan di Kalteng terbakar.

Untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan semakin meluas, Pemerintah Provinsi Kalteng kembali meminta tambahan dua helikopter. Sebelumnya Kalteng sudah mendapatkan dua helikopter yang sejak Kamis (11/8) langsung melakukan pemadaman di Kabupaten Kotawaringin Barat dan sekitarnya.

"Sesuai dengan permintaan kita sebelumnya kita meminta 4 helikopter untuk membantu pemadaman dan patroli melalui udara yang disebabkan patroli darat tidak bisa menjangkau karena luasnya lahan yang terbakar atau daerahnya yang susah untuk didatangi oleh patroli darat dan pada intinya kita mengantisipasi terjadi kebakaran hutan dalam skala besar" kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kalteng, Brigong Tom Moenandaz, Jumat (12/8).

Memang dalam Agustus ini sudah mulai terjadi pembakaran hutan dan lahan terutama di daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. Akibatnya, kabut asap mulai menyelimuti udara Kalteng

"Saat ini kita masih meminta 2 helikopter lagi untuk memadamkan dan memantau lahan gambut yang berada di Kota Palangkaraya,Kabupaten Pulang Pisau, Gunung Mas dan Barito Selatan.Karena lahan gambut ini sangat rentan terbakar dan sukar dipadamkan jika sudah terbakar untuk itu harus terus dipantau dan jika terbakar harua segera dipadamkan, " tuturnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya