Kapolda Gandeng Komnas HAM di Poso

11/8/2016 05:30
Kapolda Gandeng Komnas HAM di Poso
(MI/M TAUFAN SP BUSTANI)

KAPOLDA Sulawesi Tengah Brigjen Rudi Sufahriady akan menggandeng Komnas HAM untuk mengajak para pengikut Santoso yang tersisa agar menyerahkan diri.

Rudi mengaku sudah berbicara langsung dengan Siane Indriani, komisioner Komnas HAM.

"Mereka akan ke Palu untuk membicarakan teknis kerja sama ini. Siane juga menyatakan Komnas HAM sudah membentuk tim 13 untuk mengajak turun gunung 16 anak buah Santoso yang masih bertahan di Poso," tuturnya di Palu, Rabu (10/8).

Polisi meyakini saat ini masih ada 16 pengikut Poso yang bersembunyi di hutan.

Lokasi keberadaan mereka sudah dipetakan, namun Satgas Operasi Tinombala 2016 masih sulit menangkap mereka dalam waktu dekat.

"Kondisi mereka sudah makin lemah, karena tidak ada lagi dukungan logistik dari luar. Operasi penangkapan mereka tetap dilanjutkan untuk dua bulan ke depan," tambah Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKB Hari Suprapto.

Sehari sebelumnya, sebanyak 700 anggota Satgas Tinombala sudah ditarik dan diganti pasukan baru.

Tim baru sudah bergerak ke Poso.

Ketua Komnas HAM Sulteng, Dedi Askari menyatakan Tim 13 akan melakukan pendekatan kepada keluarga para pengikut Santoso itu.

"Kami optimistis akan berhasil." (TB/N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya