Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA peristiwa vandalisme berbasis agama kembali terjadi di hari yang sama secara bersamaan. Kejadian itu terjadi di Gereja Santo Yusuf Desa Plawikan, Kecamatan Jongonalan, Klaten, Jawa Tengah serta di Goa Maria Sendang Sriningsih, Dusun Jali, Desa Gayamharjo. Kecamatan Prambanan, Sleman, Yogyagkarta.
Romo Sukawalyana dari Gereja Santo Yusuf menuturkan bahwa pada Selasa (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB telah terjadi pengerusakan Patung Bunda Maria dan Patung Yesus Kristus oleh orang yang tidak dikenal.
Kejadian pertama kali diketahui olehnya saat ia mendapatkan laporan dari pegawai gereja yang tidak jadi berdoa karena melihat kondisi gereja yang sudah berantakan.
"Ketika itu, pegawai gereja Pak Marsana tidak jadi berdoa karena melihat kondisi Patung Yesus Kristus yang sudah jatuh di lantai dan Patung Bunda Maria yang tidak ada di tempatnya," terang Sukawalyana, Rabu (10/8).
Romo Sukawalyana menuturkan, sebelumnya, ia sempat mendengar suara yang keras dari dalam gereja ketika dirinya sedang makan siang. Namun, ia mengabaikan suara tersebut karena tidak menyangka ada orang yang sengaja merusak gereja.
"Awalnya, saya pikir itu suara asbes atau atap yang roboh, sehingga tidak langsung mengecek ke dalam," jelasnya,
Saat ini, kejadian pengerusakan di rumah ibadah tersebut sudah dilaporkan kepada Polsek Jogonalan. Pada pukul 15.49 WIBm petugas Polsek Jogonalan berserta anggota Koramil 02/Jogonalan tiba di gereja Santo Yusuf untuk mengamankan lokasi.
Akibat kejadian pengerusakan tersebut, Patung Yesus Kristus Gereja Santo Yusuf rusak di bagian lengan kanan. Sedangkan Patung Buda Maria ditemukan di tengah sungai yang berada di sebelah timur gedung Gereja Santo Yusuf.
Sementara itu, pada hari yang sama, kejadian pengerusakan juga terjadi di tempat yang berbeda. Pada pukul 15.00 WIB telah terjadi pengerusakan 2 patung jalan salib di Goa Maria Sendang Sriningsih, Sleman oleh orang tidak dikenal.
Romo Sulis menuturkan, kejadian pertama kali diketahui oleh Yatno Suwito, 65, warga Dusun Jali Gampeng, Gayamharjo yang baru pulang dari sawah.
Saat melewati perhentian 10 jalan salib Sendang Sriningsing, ia mendapati patung telah rusak di bagian kepala. Setelah itu, Yatno melaporkan kepada Kamto, 49, serta Warno, 59.
"Selanjutnya sekitar pukul 4 sore, Kamto beserta warga melakukan pengecekan pada seluruh patung perhentian di Komplek Sendang Sriningsih. Patung perhentian 14 ditemukan dalam keadaan rusak yang diduga dilakukan sengaja oleh orang tidak dikenal," tutur Romo Sulis saat dihubungi oleh Media Indonesia.
Romo melanjutkan, saat ini, warga setempat masih berkumpul di lokasi sekitar guna berjaga-jaga akan pengerusakan susulan.
Pihaknya juga telah melaporkan kejadian pengerusakan tersebut kepada Kepolisian Polsek Prambanan. Kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan.
"Aparat harus segera usut tuntas dan tangkap para pelaku vandalisme atas nama agama, kecuali negara sengaja membiarkan kasus-kasus kekerasan berbasis agama terus berulang dan meluas," tegasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved