Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA bawang merah dan bawang putih kembali naik dalam sepekan ini di sejumlah pasar tradisional di Palembang, Sumatra Selatan. Harga bawang merah dari sebelumnya Rp48 ribu per kg kini menjadi Rp52 ribu hingga Rp56 ribu per kg. Selanjutnya, harga bawang putih naik dari Rp32 ribu per kg menjadi Rp38 ribu per kg. "Dari agennya harga bawang sudah naik. Setiap hari harga bawang naik antara Rp1.000 hingga Rp2.000 per kg," ujar Ramadhani, pedagang bawang di Pasar 16 Ilir, Senin (1/8).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kota Palembang, Dewi Isnaini, membenarkan harga bawang naik karena dipicu masalah distribusi. "Apalagi bawang gampang rusak dan busuk. Apalagi saat ini masa La Nina. Pengaruhnya terhadap bawang cukup besar," ujar Dewi memberikan alasan. Dia meminta konsumen membeli bawang secukupnya tanpa harus melakukan aksi borong untuk menimbunnya. Selain harga bawang, harga kentang juga ikut naik. Harga kentang di tingkat petani di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, mengalami lonjakan hingga 100% lebih. Jika biasanya di tingkat petani hanya Rp8.000 per kg, harga kentang kini naik menjadi Rp18 ribu per kg. Kepala Desa Bakal, Kecamatan Batur, Madhurodin, menjelaskan para petani di Dieng umumnya memanen kentang saat Ramadan hingga Lebaran. "Sekarang ini tidak banyak petani yang menanam kentang baik di Dieng, Banjarnegara, maupun Wonosobo. Terjadilah kelangkaan kentang," ujarnya.
Harga kentang juga mahal di sejumlah pasar tradisional Kota Padang, Sumatra Barat. Sebelum bulan puasa, harga kentang masih sekitar Rp6.000-Rp7.000 per kg, lalu naik menjadi Rp9.000 per kg hingga Rp16 ribu per kg saat Lebaran. "Tapi sekarang harga kentang mencapai Rp20 ribu per kg," keluh Mak Epa, pedagang kentang di Pasar Padang. Kenaikan harga kebutuhan pokok selama Juli ini memicu inflasi di Kota Padang sebesar 1,52% dan Bukittinggi sebesar 1,46%. Kepala Bidang Statistik Distribusi Sumatra Barat, Azwir, dalam keterangan pers yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar menjelaskan inflasi dipicu meningkatnya harga beberapa komoditas selama Juli di Kota Padang. Sejumlah komoditas yang memicu inflasi antara lain cabai merah, jengkol, bawang merah, kentang, jeruk, petai, kopi bubuk, daging ayam, minyak goreng, dan ikan tongkol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved