Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pembunuhan pekerja seks komersial (PSK), Ni Luh Tety Ramuna alias Bella dengan tersangka tunggal I Komang Arim Sujana, Senin (1/8) pagi direka ulang di TKP Wisma Warta di Jalan Pidada VI, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara.
Kapolsek Denpasar Barat Komisaris Wisnu Wardana menjelaskan, proses rekontruksi tersebut berjalan lancar dan aman. Ada sekitar 58 adegan diperagakan oleh para saksi dan tersangka.
"Ini merupakan bagian dari proses penyidikan, kita lakukan sebelum dilakukan pelimpahan di Kejaksaan, sehingga kita dapat cepat laksanakan. Kita hadirkan saksi, maupun dari karyawan ada 6 orang," ujarnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Wisma Warta di Jalan Pidada VI, Kelurahan Ubung, Denpasar Utara.
Warga di sekitar lokasi terlihat memadati arena rekontruksi. Mereka tampak penasaran dengan wajah pelaku pembunuh PSK di kamar nomor lima itu. Selama rekonstruksi Arim terlhat banyak menunduk.
"Adegan pembunuhannya kira-kira di adegan 25 yaitu tersangka I Komang Arim Sujana mencekik leher korban Ni Luh Tety Ramuna alias Bella dengan menggunakan jari tangan kanannya sedangkan tangan kirinya berada di balik leher korban saat itu kondisi korban masih dalam keadaan nyender di tembok barat," ujarnya.
Tentang motif pembunuhan, Wisnu mengatakan pelaku terdesak akan kebutuhan uang atau motif ekonomi. "Motifnya untuk memenuhi kebutuhan karena si pelaku ini tidak ada uang, jadi dia mengambil harta baik uang dan perhiasan korban. Dia ke Bali dan menginap lama itu mau cari kerja, uang habis, tapi ingin juga hubungan badan juga, akhirnya muncul niatan mengambil barang korban," ujar Kapolsek.
Pelaku dijerat dengan pasal 338 dan 365 tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara.
Jasad Bella ditemukan di kamar nomor 5 Wisma Warta Puspita, Rabu (20/7) sekitar pukul 07.00 Wita. Di tubuh Bella, polisi menemukan bekas cekikan di leher. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved