Polda Sumut Tangani Langsung Kerusuhan Karo

Puji Santoso
31/7/2016 17:54
Polda Sumut Tangani Langsung Kerusuhan Karo
(ANTARA)

WAKIL Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara Brigjen Adhi Prawoto mendadak menggelar rapat koordinasi tertutup dengan seluruh unsur Muspida Kabupaten Karo, Sabtu (30/7/2016) di ruang rapat Bupati Karo.

Hal ini terkait pasca-ricuh polisi dengan ratusan masyarakat pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung asal Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang menewaskan satu orang warga, Jumat 29/7/2016) malam.

Adhi Prawoto menjelaskan bahwa kasus yang menyebabkan meninggalnya seorang warga bernama Abdi Purba, sehubungan dengan penolakan masyarakat setempat atas rencana hunian relokasi tahap II korban erupsi Sinabung di desa mereka, ditangani langsung Polda Sumut.

Namun dugaan kuat, tewasnya pria berumur 24 tahun itu, akibat ditembus peluru tajam personel Polres Karo, belum dijawab secara detail oleh pihak kepolisian.

"Masih didalami dan dilidik. Kita selaku anggota Polri akan bertindak profesional. Apabila ada anggota yang bersalah, akan tetap diproses secara hukum," ujarnya, Minggu (31/7).

Namun dia tidak merinci lebih jauh terkait apakah penanganan polisi atas aksi warga Desa Lingga ke Mapolres Karo sehubungan permintaan pembebasan penahanan sekitar 15 orang warga yang ditangkap polisi, apakah sudah sesuai prosedur penanganan kerusuhan atau tidak.

Hingga hari ini, kepolisian masih menyatakan satu korban jiwa dan satu kritis yaitu Ganepo Tarigan, serta puluhan warga Desa Lingga mengalami luka sedang dan ringan.

"TKP telah kita police line. Tim penyidik Polda Sumut dan Polres Karo akan bekerja. Tidak ada intervensi, hasil penyelidikan akan diumumkan. Kita akan transparan dalam kasus ini. Kita imbau masyarakat agar tidak terpancing atau terprovokasi. Biarkan Polda bekerja," kata Wakapolda Adhi Prawoto.

Bentrokan pada Jumat (29/7) itu dipicu penolakan ratusan pengungsi dari Desa Lingga untuk direlokasi. Mereka kemudian membakar satu unit
ekskavator dan posko polisi yang berada di dekat tempat relokasi.

Pada saat bersamaan, ratusan pengungsi Sinabung lainnya menyerang markas Polres Tanah Karo. Akibat penyerangan, sejumlah kaca dan pos penjagaan Polres Tanah Karo hancur dilempari batu dan kayu.

Di saat bentrokan, seorang pengungsi tertembak dan tewas. Jenazah korban yang identitasnya belum diketahui kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya