Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM laboratorium forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara, Minggu (31/7) pagi mulai melakukan olah tempat kejadian perkara pascakerusuhan massa di Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Olah TKP itu dilakukan di sejumlah vihara dan kelenteng yang terbakar saat terjadi kerusuhan pada hari Sabtu dini hari lalu. Tim petugas labfor Polda Sumut itu mengumpulkan sejumlah keterangan dan sejumlah saksi warga yang tinggal di lokasi sekitar kerusuhan.
Selain itu, tim labfor ini juga mengumpulkan sejumlah alat bukti berupa puing-puing sisa-sisa di puing-puing reruntuhan vihara maupun kelenteng yang terbakar. Sejumlah alat bukti itu, menurut Kapolres Tanjungbalai, AKB Ayeb Wahyu Gunawan, akan diperiksa di laboratorium forensik di Medan untuk kebutuhan proses hukum lebih lanjut.
Terhadap para saksi yang sudah dimintai keterangan, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya sampai kini masih memeriksa 18 saksi terkait kerusuhan tersebut. "Kita sudah tetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait adanya dugaan mereka melakukan penjarahan pada saat kerusuhan terjadi," kata Kapolres.
Berdasarkan pantauan aktivitas warga di Kota Tanjungbalai sudah berjalan normal. Sejumlah ruas jalan di kota tersebut masih dipadati lalu lalang kendaraan roda dua maupun roda empat. Warung-warung dan pertokoan juga sudah berjualan seperti biasa, seolah tak terpengaruh dengan kerusuhan yang telah terjadi kemarin.
Namun ratusan aparat keamanan dari satuan Brimob, Shabara, dibantu aparat TNI dari Kodim setempat serta aparat Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai masih berjaga-jaga di sejumlah lokasi di kota itu. Terutama wilayah jalan penghubung yang menjadi akses masuk menuju ke Kota Tanjungbalai.
"Tidak kurang dari 500 personel disiagakan agar tidak terjadi peristiwa susulan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting.
Di sisi lain, warga Tionghoa di Tanjungbalai juga masing-masing membersihkan puing-puing di sisa-sisa bangunan rumah ibadah mereka yang terbakar. Mereka mulai bersiap menormalisasi bangunan rumah-rumah ibadah mereka.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Tanjungbalai, Marolop Simangungsong, mengatakan bahwa selama ini
toleransi antarumat beragama maupun antaretnis di Kota Tanjungbalai selama ini terjalin dengan baik.
Dia menyayangkan tindakan kesalahapahaman seorang warga akhirnya menimbulkan masalah sosial yang tidak perlu terjadi. "Cukuplah sekali
ini saja, jangan sampai terjadi lagi di sini (di Tanjungbalai) maupun merembet ke daerah lain," katanya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved