Anggota Satgas Tinombala Tertembak di Poso

(TB/N-3)
28/7/2016 02:50
Anggota Satgas Tinombala Tertembak di Poso
(ANTARA FOTO/Edy)

BAKU tembak kembali terjadi di Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (27/7). Dalam peristiwa itu, satu anggota TNI gugur setelah diterjang peluru di bagian kepala.
Korban bernama Sersan Dua Muhammad Ilman dari Tim Intel Korem 132 Tadulako. Ia tertembak di bagian kepala sehingga gugur di lokasi baku tembak. Informasi yang dihimpun Media Indonesia menyebutkan kontak senjata terjadi sekitar pukul 12.30 Wita di Pegunungan Desa Towu, Kecamatan Poso Pesisir Utara. Sumber yang tidak bersedia disebut namanya menyatakan, pada kejadian itu, tujuh personel anggota Satgas Operasi Tinombala dari kesatuan TNI sedang menelusuri informasi adanya penimbunan senjata di sekitar Desa Towu.

Namun, tiba-tiba ketujuh orang itu ditembaki dari arah berbeda. Kontak senjata sempat terjadi dan menyebabkan Muhammad Ihlam dari Tim Intel Korem 132 Tadulako gugur setelah tertembak di kepala. Sumber lain menyebutkan baku tembak itu bukan antara kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tengah diburu dan Satgas Tinombala. "Bukan baku tembak dengan kelompok MIT, melainkan baku tembak antara TNI dan Polri," ujarnya. Saat ini, jenazah almarhum Ilham disemayamkan di RSUD Poso dengan pengawalan ketat oleh anggota TNI dengan senjata lengkap, sebelum dibawa ke Palu. Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKB Hari Suprapto membenarkan adanya peristiwa tersebut, tapi ia tidak berkomentar banyak.

Pihaknya, lanjut Hari Suprapto, tengah mendalami informasi dari tempat perkara. "Kami masih kumpulkan informasi lebih lanjut. Nanti hasilnya pasti disampaikan," janji Hari. Senada dengan Kabid Humas, Komandan Korem 132 Tadulako Palu Kolonel Inf Shaleh Mustafa mengaku masih mengecek kebenaran informasi mengenai gugurnya salah seorang anggota TNI tersebut. "Sambil menunggu, anggota diimbau untuk tidak terprovokasi info sebelum mengecek kebenarannya. Semua ini kita serahkan prosesnya ke tim investigasi," tegasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya