Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukabumi Jawa Barat menyegel bangunan masjid jemaah Ahmadiyah di Sukabumi. Akibat penyegelan tersebut, jemaah Ahmadiyah tidak bisa beribadah di Masjid Al-Furqon yang berada di desa Parakansalak, Sukabumi.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Polisi Yusri Yunus membenarkan kabar penyegelan tersebut. Dirinya mengungkapkan aparat kepolisian turut mengawal proses penyegelan yang dilakukan oleh Satpol PP untuk menghindari adanya kericuhan.
"Penyegelan dilakukan atas dasar Surat Perintah Bupati Sukabumi sebagai tindakan hukum karena Jemaah Ahmadiyah melanggar Perda Sukabumi nomor 10/2015 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat," terangnya, Selasa (26/7).
Yusri melanjutkan, aparat desa setempat sudah mengetahui dan melihat langsung prosesi penyegelan Masjid Al-Furqon. Polisi sedikitnya mengerahkan 160 personil gabungan dari Polres Sukabumi dan Satpol PP untuk menyegel masjid tersebut. "Saat penyegelan kondisi dapat terkendali," tuturnya.
Hanif, Ketua Jemaah Ahmadiyah di Masjid Al-Furqon mempertanyakan alasan penyegelan rumah ibadah tersebut. Ia menilai, aparat yang hadir tidak bisa menjelaskan alasan dan latar belakang banguan masjid yang kebetulan sedang direnovasi.
Dikatakan Hanif, Satpol PP hanya membacakan isi surat penyegelan tanpa merinci kesalahan yang telah dilakukan oleh Jemaah Ahmadiyah sehingga bangunan tersebut layak disegel.
"Kami menyayangkan penyegelan ini, tidak ada pemberitahuan sebelumnya melalui surat tertulis. Kami tidak tahu penyegelan ini akan berapa lama, karena apa dan sampai kapan? Ketika kami minta surat, mereka tidak berikan," kata Hanif yang menyaksikan prosesi penyegelan itu pagi tadi.
Hanif melanjutkan penyegelan ini ada hubungannya dengan permintaan beberapa kelompok intoleran pada Bupati Sukabumi. "Ada permintaan sebagian warga yang jauh menginginkan masjid kami dipugar. Mereka mengajukan surat itu ke bupati, tapi kami tidak tahu isinya seperti apa," katanya.
Hanif melanjutkan, selama ini hubungan jemaah dengan warga sekitar sudah terjalin cukup baik. Jemaah tidak ada yang mempunyai masalah dengan warga. Semua kegiatan seharo-hari juga kerap dilakukan bersama-sama warga. Dirinay yakin penolakan permintaan penyegelan masjid ini tidak dilakukan oleh warga sekitar masjid. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved