KSAU Pimpin Terbang Formasi

Agus Utantoro
26/7/2016 11:10
KSAU Pimpin Terbang Formasi
(MI/Agus Utantoro)

KEPALA Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna, Senin (25/7), kembali terbang dengan menggunakan pesawat latih dasar T-34 Charlie LD-3423 yang digunakan untuk latihan terbang bagi siswa Sekolah Penerbang TNI AU di Lanud Adisutjipto.

Sedangkan Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Imran Baidirus yang ikut dalam terbang formasi, menggunakan pesawat latih KT 1B Wong Bee bersama Kapten (Pnb) Habibi.

Pada terbang formasi, tersebut, pesawat T-34 Charlie LD-3432 yang menjadi Leader History Flight diawaki Kasau dan Letkol (Pnb) HM Kisha.

Kali ini bersama dengan The Jupiters. Kepala Staf Angkatan Udara memimpin penerbangan dengan formasi V meliputi area Aerodrome, Lanud Adisutjipto, Prambanan, Merapi dan Borobudur.

Tempat-tempat yang menjadi area penerbangan bersejarah tersebut sangat mewakili ikon Yogyakarta sebagai kota budaya dan sebagai kota dirgantara yang menjadi rahim lahirnya TNI Angkatan Udara.

Penerbangan Agus Supriyatna dengan pesawat Latih Charlie di atas Langit Maguwo dan Yogyakarta ini merupakan Penerbangan Napak Tilas sewaktu dia belajar dan berlatih menerbangkan pesawat saat menjadi Siswa Penerbang.

Usai terbang dengan pesawat Charlie, KSAU mengatakan pesawat ini memiliki kesan dan kenangan yang mendalam.

“Suara Pesawat yang sangat khas dan memiliki karakter yang sangat spesifik ini dapat membawa nuansa 34 tahun yang lalu,” katanya.

Ia mengatakan pesawat Charlie LD-3423 ini merupakan kebanggaan dan wujud sebuah ketangguhan.

“Penerbangan Charlie dengan Jupiters ini memiliki makna ketangguhan kekuatan dirgantara akan lahir dari bagaimana menghargai makna sejarah dan budaya dimana kekuatan dirgantara dilahirkan,” katanya

Pesawat T-34 Chalie ini, dulunya merupakan pesawat yang juga pernah digunakan Agus Supriatna saat menjalani pendidikan Sekbang TNI AU pada 1982.

T-34 Charlie merupakan pesawat latih yang amat tangguh dan melahirkan ratusan penerbang militer TNI. Pesawat T-34 Charlie, sejak 2015 posisinya digantikan oleh pesawat latih buatan Korea, KT-1B Wong Bee. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya